, ,

DPRD Konawe Melawan Hendak Dijadikan Bantal Stempel

oleh
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Konawe tahun 2019 batal ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), Karena dari 30 anggota DPRD Konawe hanya 9 anggota DPRD Konawe yang hadir sementara 21 orang lainnya memilih tidak hadir.

Atas dasar itu belum ada pernyataan resmi mengapa para wakil rakyat ini mengabaikan paripurna tersebut, sementara rapat tersebut menentukan arah pembangunan pemerintah Konawe selama 1 tahun kedepan. Agenda pelaksanaan paripurna akan dilaksanakan pada tanggal 31  Desember 2018 pukul 09 malam, namun jumlah yang hadir anggota DPRD itu tidak Korum untuk dilaksanakan paripurna.

Dari 30 anggota DPRD Konawe yang hadir paripurna yakni,

  1. Partai PAN                                          
  • H.Ardin (Ketua DPRD)
  • Husniah
  • Al Ma’ruf
  • Marsudin
  • Nazaruddin
  • Sitti Nuryanti
  1. Partai PDIP
  • Rudianto (Wakil Ketua I)
  1. Partai Gerindra
  • Kadek Rai Sudiani
  1. Partai Demokrat
  • Mustakin

Sementara anggota DPRD Konawe yang memilih tidak menghadiri Paripurna yakni :

  1. Partai PAN
  • Beni Setiady
  1. Partai PBB
  • Alaudin (Wakil Ketua II)
  • Abduh Rakhman
  • Witria
  • Samsudin
  1. Partai PDIP
  • Busran
  • Suriana
  • Drs H. ABD Karim Dama
  1. Partai Demokrat
  • Muh. Akhrul
  1. Partai Golkar
  • A Ginal Sambari
  • Sunaryo Mondawa
  • Djumrin Haba
  1. Partai PKB
  • Nur Ilmi
  • Irawati
  1. Partai Nasdem
  • Fakrudin
  • Aswan Tawai
  1. Partai PKS
  • Musaruddin
  • Eko Sudarsono
  • Ngadiman
  1. Partai Gerindra
  • Deny Z Ahuddin
  • Drs Malik Pagala

Dibalik gagalnya penetapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (DPRD) tahun anggaran 2019 Kabupaten Konawe. ternyata sejumlah anggota DPRD Konawe yang tidak hadir memiliki alasan yang sangat memilukan hati. Ternyata sebagai fungsi budgeting anggota DPRD Konawe tidak mengetahui anggaran yang mereka hendak bahas.

Dari dasar itu 21 orang anggota DPRD Konawe tidak menghadiri agenda rapat paripurna tentang penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) serta Persetujuan DPRD atas Peraturan Daerah Tentang APBD Kabupaten Konawe Tahun Anggaran (TA) 2019.

Salah seorang anggota DPRD Konawe yang di hubungi via whatsapp menyampaikan, jika mereka memiliki alasan mengapa tidak menghadiri rapat paripurna tersebut.

 

Ketgam : Suasana Rapat Paripurna semalam yang tampak kosong

“Kami butuh penjabaran APBD 2019. Masa kami fungsi budgeting tidak tau anggaran yang kami bahas. Hanya sekadar bantal stempel.” Ungkapnya menjawab pertanyaan wartawan melalui whastapp Selasa, (01/01/2019).

Terkait infomasi lebih lengkap, anggota DPRD Konawe ini berjanji akan melakukan rapat praksi dan menggelar konprensi Pers terkait penolakan penetapan APBD tahun anggaran 2019 ini. “Kami besok baru mau rapat nanti kami besok konferensi pers bersama kawan-kawan fraksi” ujarnya dalam pesan singkat.

Terkait DPRD Konawe dijadikan sebagai bantal stempel, ia meminta untuk disampaikan pada saat konprensi pers nantinya.


Reporter : Randa

Publizer : Iksan