, ,

TAPD Konawe Diduga Tak Transparan, 7 Fraksi DPRD Konawe Tolak APBD 2019

oleh
Ketgam : Konprensi pers 7 fraksi DPRD Konawe, di ruangan wakil ketua I DPRD Konawe, Rusdianto/foto : Randa Kalosara News
Ketgam : Konprensi pers 7 fraksi DPRD Konawe, di ruangan wakil ketua I DPRD Konawe, Rusdianto/foto : Randa Kalosara News

KALOSARA NEWS : Tujuh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe angkat bicara soal gagalnya digelar rapat paripurna penetepan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (DPRD) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Konawe tahun 2019 pada Senin, 31/12/2018 malam lalu.

Melalui juru bicara ke tujuh fraksi, Irawati menyebutkan alasan penolakan hadir dalam rapat paripurna penetapan APBD tahun 2019 diantaranya, seyogianya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) ikut melampirkan dokumen lampiran APBD 2019 yang akan di tetapkan, namun nyatanya dokumen itu tidak dilamfirkan.

“Dokumen lampiran APBD 2019 yang akan di tetapkan, tidak ikut dilampirkan oleh TAPD Konawe sebagai lampiran surat ke DPRD Konawe untuk di tetapkan. Padahal itu wajib dilamfirkan dan satu minggu sebelum penetapan dilaksanakan,” ungkapnya saat konprensi pers di ruangan wakil ketua satu DPRD Konawe  Rabu, 02/12/2018).

Bukan hanya itu kata Irawati yang dilampirkan hanya berupa ringkasan APBD 2019. Menurutnya  Itu tidak mungkin DPRD Konawe tetapkan sebagai APBD tahun anggaran 2019. Karena DPRD Konawe tidak mengetahui apa isi dokumen APBD 2019 tersebut hanya di sajikan dalam bentuk gelondongan.

Selain itu tambah fraksi PKB ini, Tim Anggaran Pemerintah Daerah  Konawe juga belum menindak lanjuti hasil evaluasi RAPD Konawe yang dilakukan oleh pemerintah Provensi Sultra. “Dalamnya isinya ada beberapa poin yang pemerintah Provensi Sultra dilarang untuk dilaksanakan dan di minta TAPD dan DPRD Konawe untuk melakukan perbaikan tapi sampai tanggal, 31 Desember 2018 belum ada hasil perbaikan.” Pungkasnya.

Kata Ira berdasarkan penolakan penetapan APBD 2019, 7 fraksi DPRD Konawe akan berkonsultasi dengan pemerintah Provensi Sultra.

Terkait alasan TAPD Konawe tidak melamfirkan dokumen APBD tahun 2019, sejumlah anggota DPRD Konawe kompak tidak mau menanggapi “Kami hanya menyampaikan bantahan soal gagalnya penetapan APBD tahun 2019,” ungkap salah seorang anggota DPRD Konawe.

Untuk di ketahui ke 7 fraksi yang menolak penetapan APBD tahun 2019 yakni, PAN-Demokrat, fraksi PDIP, fraksi PBB, fraksi Golkar, fraksi PKS, fraksi PKB-Nasdem, fraksi Gerindra.

Sementara dari ke 7 fraksi yang hadir dalam konprensi pers tersebut, Beni Setiady (PAN), -Kadek Rai Sudiani (Gerindra), Irawati (PKB), Drs H. ABD Karim Dama (PDIP), H. Djumrin Haba (Golkar),  Aswan Tawai (Nasdem), Eko Sudarsono (PKS), Hj. Suriana (PDIP), Samsudin (PBB) sementara  Al Ma’ruf (PAN) sebelumnya ia bersama beberapa rekannya,  ketika hendak dimulai konprensi pers ia kemudian meninggalkan rekan-rekannya dengan berpura-purah menelpon. sementara ketua TAPD Konawe yang di ketuaai Sekda Konawe, Ferdinand belum memberikan klarifikasi soal adanya dokumen yang ia tidak lamfirkan seperti yang dimaksud fraksi DPRD Konawe.

 

BACA BERITA TERKAIT :    DPRD Konawe Melawan Hendak Dijadikan Bantal Stempel

Sebelumnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Konawe tahun 2019 batal ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), Karena dari 30 anggota DPRD Konawe hanya 9 anggota DPRD Konawe yang hadir sementara 21 orang lainnya memilih tidak hadir.

Atas dasar itu belum ada pernyataan resmi mengapa para wakil rakyat ini mengabaikan paripurna tersebut, sementara rapat tersebut menentukan arah pembangunan pemerintah Konawe selama 1 tahun kedepan.

Agenda pelaksanaan paripurna akan dilaksanakan pada tanggal 31  Desember 2018 pukul 09 malam, namun jumlah yang hadir anggota DPRD itu tidak Korum untuk dilaksanakan paripurna.

Dari 30 anggota DPRD Konawe yang hadir paripurna yakni,

  1. Partai PAN
  • H.Ardin (Ketua DPRD)
  • Husniah
  • Al Ma’ruf
  • Marsudin
  • Nazaruddin
  • Sitti Nuryanti
  1. Partai PDIP
  • Rudianto (Wakil Ketua I)
  1. Partai Gerindra
  • Kadek Rai Sudiani
  1. Partai Demokrat
  • Mustakin

Sementara anggota DPRD Konawe yang memilih tidak menghadiri Paripurna yakni :

  1. Partai PAN
  • Beni Setiady
  1. Partai PBB
  • Alaudin (Wakil Ketua II)
  • Abduh Rakhman
  • Witria
  • Samsudin
  1. Partai PDIP
  • Busran
  • Suriana
  • Drs H. ABD Karim Dama
  1. Partai Demokrat
  • Muh. Akhrul
  1. Partai Golkar
  • A Ginal Sambari
  • Sunaryo Mondawa
  • Djumrin Haba
  1. Partai PKB
  • Nur Ilmi
  • Irawati
  1. Partai Nasdem
  • Fakrudin
  • Aswan Tawai
  1. Partai PKS
  • Musaruddin
  • Eko Sudarsono
  • Ngadiman
  1. Partai Gerindra
  • Deny Z Ahuddin
  • Drs Malik Pagala

Reporter : Randa

Publizer : Iksan

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart