Wujudkan Kota Layak Anak, Kasat Binmas Polres Kendari Sasar Anak Anak Jalanan

oleh
Ketgam : Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat Polresta Kendari, AKP. Yusup Poltawang
Ketgam : Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat Polresta Kendari, AKP. Yusup Poltawang
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Dalam upaya mendukung program Pemerintah Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai kota layak anak. Kepolisian Resort Kendari akan kembali melaksanakan operasi gabungan penaggulangan anak jalanan pertiga bulan mendatang. Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat Polresta Kendari, AKP Yusup Poltawang saat ditemui diruang kerjanya,  pada tahun 2018 yang lalu, pihak Binmas Polresta Kendari  telah melakukan operasi gabungan penagulangan anak – anak jalan dibebarapa titik yang sering dijajaki oleh anak jalanan.

“Pada tahun 2018 pekan lalu, kami sudah melakukan operasi gabungan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak dan Dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Kendari,operasi gabungan ini kami laksanakan per tiga bulan sekali, yang setiap bulanya dilaksanakan di masing – masing instansi dan per 3 bulan itu dilaksanakan operasi gabungan. Hal itu melihat jika anak jalanan terus dibiarkan maka akan membawa dampak  kerawanan kantibmas, selain itu operasi gabungan juga dilakukan guna  mendukung progam pemerintah kota sebagai kota layak anak, ” ucap Yusup Jum’at belum lama ini.

Lanjut Yusup, Sejauh ini dalam pelaksanaan operasi gabungan penagulangan anak jalan, pihaknya  hanya mengembalikan anak yang dirasia kepada orang tuanya guna mendapatkan pembinaan terlebih dahulu.

“Kedepanya pada tahun ini, setiap anak yang telah dirasia oleh petugas,akan dikumpulkan disalah satu perumahan yang telah disediakan oleh pihak PPA yang nantinya anak jalan tersebut akan dibina dibidang keterampilan  serta keagamaanya, bukan hanya itu pihak Dinas Pendidikan dan Kebudaayan Kota Kendari juga akan mendata anak jalan yang sudah putus sekolah untuk  dapat disekolahkan kembali,” lanjutnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan operasi gabungan pihaknya belum menemukan penguna narkoba pada anak jalanan namun  terdapat beberapa orang anak jalan ditemukan penguna penghirup lem pox. “Saat operasi gabungan kemarin sebanyak 8 orang anak jalanan yang diketahui sering menghirup lem pox, adapun untuk  usia – usia mereka seumuran anak SMP dan rata rata anak- anak tersebut berstatus putus sekolah,” tutupnya.


Reporter : Afdal

Editor      : Randa

Publizer  : Iksan

Ketgam : Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat Polresta Kendari, AKP. Yusup Poltawang