, ,

Fakta Persidangan, Husnia Benarkan Ada Rp 550 Juta Mengalir ke DPRD Konawe

oleh
Ketgam : Hj. Husnia Nuhung Makati(Kaos Hitam) saat duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Kota Kendari, Senin (07/1/2019)/foto : Ist
Ketgam : Hj. Husnia Nuhung Makati(Kaos Hitam) saat duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Kota Kendari, Senin (07/1/2019)/foto : Ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ( Sultra) menggelar sidang perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Konawe. Sidang tersebut dilaksnakan Senin 7 Januari 2019 sekitar pukul 03: 15 Wita dengan agenda pemeriksaan saksi dan saksi ahli.

Dalam sidang itu, di hadapan majelis Hakim, Nuhung Makati (Saksi) mengakui bahwa dirinya menerima dana Rp 550 juta. Dana tersebut merupakan dana yang diserahkan dari Kusdiana (Kabid DKP-Red) sebagai dana ucapan terima kasih yang diserahkan di kantor DPRD Konawe.

Dalam kesaksiannya Nuhung Makati, dana itu jiga dibagikan ke teman teman komisi II di DPRD Konawe dengan jumlah 20 juta per orang, ia sendiri menerima sebanyak Rp 410 juta dan di gunakan untuk membayar utang peribadi.

“Tapi seminggu kemudian kami mengumpulkan kembali dana yang di serahkan oleh Kusdiana dan mengembalikan dana tersebut padanya (Kusdiana-Red) dan dana ucapan terima kasih yang di berikan ibu Kusdiana itu di ketahui oleh Kadis Perikanan saat itu,” Ungkap mantan Ketua Komisi II DPRD konawe di depan majelis hakim.

Sementara itu, Auditor BPKP Sultra dalam kesaksiannya sebagai saksi ahli, dalam kesaksiannya di depan majelis sidang mengatakan, intinya BPKP Sultra menemukan pertanggung jawaban atau pembayaran tidak sesuai dengan pertanggung jawabannya.

Ditanya hakim ketua, kenapa bisa terjadi?, saksi ahli mengatakan bahwa pengelolaan administrasi keuangan dinas perikanan tidak sesuai dengan mekanisme dan menyebabkan terjadinya kerugian negara.

Auditor BPKP Sultra juga mengatakan, bahwa telah terjadi pemotongan dana dari rekening yang di teransfer ke rekening bidang yang katanya buat pembayaran pajak, tapi kami telusuri ternyata tidak ada bukti pembayaran pajak sebagai mana di maksud.

Untuk di ketahui kasus Korupsi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Konawe ini tahun anggaran 2015 silam yang kini menyeret tiga tersangka masing masing Ir.Joko Rudianto (Mantan Kadis DKP 2015), Kusdiana (Kabid DKP) dan Mukmin (Bendhara DKP) . Ketiganya ini telah di tahan oleh Jaksa Konawe.


Reporter : Wahyudin
Editor      : Randa
Publizer   : Iksan