KPU Konawe Intens Kunjungi Kecamatan, Selain Evaluasi Juga Berikan Penguatan Kelembagaan

oleh
Ketgam : Tatap muka komisioner KPU Konawe dan para PPK dan PPS di Kecamatan Morosi/foto : Ist
Ketgam : Tatap muka komisioner KPU Konawe dan para PPK dan PPS di Kecamatan Morosi/foto : Ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe gencar-gencarnya menyambangi penyelenggara tingkat bawah. Apalagi sejak awal Januari 2019 ini para ponggawa Pemilu Konawe ini turun ke kecamatan-kecamatan bertatap muka langsung dengan para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Untuk Januari ini tercatat sudah ada 5 kecamatan yang secara bergiliran dikunjungi oleh para komisioner KPU Konawe ini. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan evaluasi kinerja selama ini dan memberikan penguatan kelembagaan kepada para PPK dan PPS.

Pada Rabu 9 Januari 2019 kelima anggota KPU Konawe, Muhammad Azwar, Andang Masnur, Armanto, Andriansyah, Kahfi Surahman mengunjungi penyelenggara pemilu di Kecamatan Morosi. Dibungkus dalam acara rapat kordinasi dan evaluasi kinerja kegiatan ini di hadiri oleh seluruh PPK dan PPS se kecamatan setempat.

Andang Masnur selaku Kordiv SDM dan Parmas menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan ini bisa menambah spirit kerja para PPK dan PPS menghadapi Pemilu 2019.

“Kita menghawatirkan penyelenggara kita baik PPK dan PPS jenuh dengan padatnya tahapan Pemilu ini. Untuk itu kita perlu turun langsung menyapa mereka mendengarkan keluhan dan memberikan motivasi dan semangat dalam menghadapi padatnya tahapan Pemilu 2019,” Jelasnya.

Dikatakan bahwa Kecamatan Morosi ini memang menjadi perhatian khusus KPU Konawe, mengingat banyaknya penyelenggara pemilu baik PPK dan PPS yang juga merupakan karyawan dari perusahaan tambang nikel di Morosi.

“Iya Morosi ini jadi salah satu kecamatan yang diperhatikan khusus. Sebab banyak anggota kami (PPK dan PPS red) yang juga karyawan tambang. Kita memastikan bahwa status mereka ini tidak mengganggu tugas-tugas mereka di perusahaan tambang tersebut,” katanya.

Lanjutkan Andang dari hasil pertemuan tersebut mereka memastikan bahwa tidak mengalami kesulitan membagi waktu dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka sebagai PPK maupun PPS.

“Mereka tidak kesulitan membagi waktu menyelesaikan tahapan pemilu, terbukti selama ini proses pendataan wajib pilih maupun tahapan lainnya kecamatan Morosi tidak pernah mengalami hambatan atau keterlambatan, ” lanjutnya.

Dalam pertemuan itu, kata Andang juga isu tentang pengangkatan KPPS dibahas dalam rapat tersebut. Ia menginstruksikan kepada PPS untuk mulai mengidentifikasi siapa-siapa yang bersedia menjadi KPPS di hari H Pemilu nantinya.

“Kami juga menghimbau kepada PPK dan PPS untuk mulai mengidentifikasi siapa saja yang akan direkrut menjadi KPPS,” pungkasnya. (***)


Editor : Randa

Publizer : Iksan