Yunus Ahitopel Nilai DPRD Bombana Tak Mencerminkan Kinerja yang Baik

oleh
Ketgam : Yunus Ahitopel Genarasi Muda Kecamatan Rarowatu
Ketgam : Yunus Ahitopel Genarasi Muda Kecamatan Rarowatu
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Kegaduhan yang berlangsung di meja para Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin (7/1/2019) yang lalu dinilai tidak mencerminkan kinerja para pemangku kebijakan atau wakil rakyat.

Pasalnya sebagai utusan wakil rakyat harusnya memperjuangkan aspirasi rakyat, namun kejadian dilapangan malah berbalik mencekam, sampai- sampai ada oknum yang sengaja membawa badik dan preman dalam rapat berlangsung sehingga harus berujung ricuh.

Menagapi hal itu, Generasi Muda Kecamatan Rarowatu  Yunus Ahitopel angkat bicara, dirinya sangat menyayangkan atas kejadian tersebut, bahkan menilai DPRD Bombana sangat tidak  maksimal  dalam bekerja untuk memperjuangkan aspirasi – aspirasi masyarakat Bombana.

“Mengapa saya katakan anggota DPRD Bombana sangat tidak maksimal, karena saat rapat mengapa terjadi kegaduhan yang mempertontonkan hal yang tidak wajar untuk dilihat masyarakat” ucap Yunus saat dikonfirmasi melalui Via telpon Rabu, 09/01/2019.

Menurut Yunus,  atas kegaduhan tersebut kini menjadi momok yang diperbincangkan masyarakat yang lebih disayangkan lagi sampai – sampai video tersebut viral dimedia sosial.

“Kasus ini sangat memalukan, sampai – sampai viral, sehingga selaku pemuda penerus generasi bombana serta caleg yang akan tampil di pemilu mendatang sangat menyayangkan atas kejadian tersebut, serta DPRD Bombana juga telah gagal memperjuangkan aspirasi masyarakat bombana, ternyata didalam rapat dengar pendapat malah terjadi kegaduhan sampai – sampai harus membawa badik, ” menurut Yunus.

Bukan hanya itu, pria kelahiran Taubonto ini menilai, pihak Kepolisian Bombana tidak aktif saat kegaduhan berlangsung, “Kenapa pihak kepolisian saat terjadi kegaduan tidak ada tindakan penahanan, lalu preman yang masuk bersama ketua DPRD itu tidak  ditangkap, sementara saat itu pihak dari polsek juga sudah hadir, “sesalnya.

Selaku generasi Muda Rarowatu Yunus Ahitopel, kembali mempertanyakan sejauh mana penahanan yang dilakukan pihak kepolisian dalam menagani kegaduhan tersebut,

“Apakah kasus itu sudah diperiksa ataukah belum lalu bagaimana hasil akhirnya,” tanyanya.

Dirinya berharap kedepanya mengahadapi pileg pada april mendatang, masyarakat Bombana harus memilih wakil rakyat  berdasarkan hati nurani sehingga orang tersebut bisa membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat bombana.

” Dan pada tahun ini DPRD Bombana harus tampil wajah – wajah baru serta mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap masyarakat bombana” tutup Yunus


Reporter : Afdal
Editor      : Randa
Publizer : Iksan