,

Unsultra Upayakan Ada Tambahan Prodi S1 Serta Prodi Magister Ilmu Hukum

oleh
Ketgam : Universitas Sulawesi Tenggara
Ketgam : Universitas Sulawesi Tenggara
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS: Pihak Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) kini sementara berjuang untuk penambahan Program Studi (Prodi) baru dan tambahan Program Studi khusus Magister (S2) Ilmu Hukum.  Hal itu disampaikan oleh Rektor Unsultra Prof Dr Andi Bahrun.

Andi Bahrun menjelaskan, terkait dengan tambahan jurusan baru dan adanya upaya penambahan Prodi Magister (S2) Ilmu Hukum , pihaknya  kini tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia  (Kemenristekti) soal usulannya itu.

“Kita sudah ajukan tahun lalu, sekarang lagi proses menunggu persetujuan yang  diperiksa Kemenristekti. Ada S2 Ilmu Hukum kemudian ada benerapa program studi  S1 antara lain, Teknik Pertambangan, Perencanaan wilayah, Agribisnis,  Pendidikan Matematika, Kewirausahaan, Manager Pemasaran Digital, mudah-mudahan 2019 kita sudah bias terima mahasiswa baru di juran yang kami usulkan ini,”  jelasnya.

BERITA TERKAIT :

Prof  Dr  Andi Bahrun mengatakan,  untuk mahasiswa tahun 2019 ini baru saja melakukan revisi penyesuaian kurikulum baru. Kurikulum itu berbasis KKN ini terutama merespon tren perkembangan zaman antara lain itu menyongsong era revolusi empat titi satu itu.

“Kami juga sudah mulai merancang untuk sistem pembelajaran berbasis online, mulai inisiasi minimal sewaktu-waktu mungkin awali dengan komperensi, seminar, atau kuliah umum sistem video konfren. Itu harus  kami  mulai karena kami harus memanfaatkan kemajuan ITE,” katanya.

Ia berpesan,  agar alumni yang baru selesai sudah berusaha semaksimal mungkin dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Kemudian berbagai macam kegiatan baik untuk pendidikan karakter, kewirausahaan maupun  kemampuan bahasa asing.

“Alumni seharusnya betul-betul siap berkompetensi dan bersaing dengan alumni-alumni lainya dari manapun untuk sukses di medan pengabdian misalnya kalau ada tes CPNS bagaimana untuk lulus tes. Tapi CPNS terbatas maka dari itu kami bekali dengan wawasan-wawasan kewirausahaan. Nah maka mereka mungkin jangan tinggal diam lakukanlah yang terbaik, kan tidak harus jadi PNS,” pesanya.

Menurutnya, Diera milenial ini kan banyak membuka kesempatan. Kemajuan ITE jangan dianggap tidak banyak peluang  yang bias dikerjakan selain PNS.

“Alumni yang sudah bekerja baik yang di pusat maupun daerah dapat mempererat hubungan sesama alumni. Karena alumni terlahir dari pertapaan yang sama maka harapanya hubungan ikatan emosional itu ada, bukan hanya mau KKN tidak, tapi hubungan itu kan sudah saling percaya saling mengenal mungkin lebih dulu. Saat itu para alumni yang sudah bekerja dan sukses jangan lupa universitas atau almamaternya karena almamater ini butuh juga bantuan dan perhatian dukungan dari para alumni. “ tuturnya.


Reporter  : Hendra

Editor       : Randa

Publizer   : Iksan