,

38 Orang WBP Rutan Kelas IIB Unaaha Rekam Cetak KTP-El

oleh
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Sebanyak 38 orang Warga Binaan Pemasyarakat (WBP)  Rutan Kelas IIB Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti rekam cetak KTP-el. Rekam cetak ini merupakan upaya Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) dibawa kepemimpian Yasonna Laoly  dalam rangka mempercepat proses pembuatan KTP-el bagi WBP di seluru Indonesia.

Rekam cetak KTP-el ini bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Konawe juga KPU Konawe serta Bawaslu Konawe. Ke 38 WBP yang mengikuti perekaman tersebut merupakan WBP dari dua kabupaten, yakni Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konawe Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 17/01/2019 sekitar pukul 09 : 17 Wita di aula rutan setempat.

Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha Herianto menuturkan, rekam cetak KTP-el ini dilakukan secara serentak rutan dan lapas se-Indonesia selama tiga hari 17-19 Januari 2019.   “573 lapas dan rutan hari ini melakukan rekam cetak KTP-el, untuk kami di rutan kelas IIB Unaaha ada 38 orang yang melakukan perekama.”tutur Herianto.

 

Ketgam : Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha Herianto di dampingi Kepala Pelayanan Tahan Rutan Unaaha, Supriono.
Ketgam : Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha Herianto di dampingi Kepala Pelayanan Tahan Rutan Unaaha, Supriono.

 

Herianto menambahkan, WBP rutan kelas IIB Unaaha terdiri dari warga Kabupaten Konawe, Konawe Utara dan Konawe Kepulaun, namun dalam rekam ini tidak ada WBP dari Konawe kepulauan yang mengajukan perekaman. “Khusus untuk Konawe, laki-laki 34 orang, perempuan 1 orang sementara WBP dari Kabupaten Konawe Utara berjumlah laki-laki 3 orang, kalau untuk WBP asal Konawe Kepulauan untuk hari ini belum ada yang mengajukan ke kami untuk dilakukan rekam KTP-El,“ tambah Herianto.

 

Berita Terkait : 

  1. 126 WBP Rutan Kelas IIB Unaaha Dapat Remisi, Dua Orang Bebas
  2. Sukseskan Rekor Muri Senam Poco-poco,  Rutan Kelas IIB Unaaha Ikutkan 100 Orang WBP

 

Ia berharap, agar seluru warga Binaan yang merupakan warga negara Indonesia juga yang mempunyai hak suara bisa memberikan suaranya  pada pemilu 2019 ini. “Rekam cetak ini dimaksudkan bahwa seluru warga binaan selaku warga negara juga yang mempunyai hak suara, dengan adanya rekam cetak ini WBP dapat menyalurkan hak suaranya pada pemilu secara serentak ini,” harap Herianto seraya berkata jika WBP di rutan tersebut sebanyak 320 orang.

Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Konawe Rini Andriani mengungkapkan, dari hasil pengumpulan informasi dari WBP, ada beberpa WBP ini telah memiliki NIP, karena dari dasar Nomor Induk Kependudukan (NIK) itu pihaknya akan mencetak KTP.

“Jadi ada beberapa orang yang telah memiliki NIP, jadi untuk hari ini kami akan lakukan pembuatan NIK terlebih dahulu bagi WBP yang belum memiliki NIP, WBP yang telah memiliki NIP maka kami akan cetakkan KTP-nya,” ungkapnya   yang di dampingi Kepala Bidang (Kabid) Piak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Idris.

 

Ketgam : Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Konawe Rini Andriani di dampingi Kepala Bidang (Kabid) Piak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Idris.
Ketgam : Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Konawe Rini Andriani di dampingi Kepala Bidang (Kabid) Piak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Idris.

 

Terkait adanya beberapa WBP yang merupakan warga di luar Kabupaten Konawe. Dikatakannya, pihak Capil Konawe bisa memfasilitasi perekaman KTP-el, namun terlebih akan melakukan kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dari kabupaten asal WBP tersebut. “Kalau ada WBP dari Kabupaten lain yang belum merekam, kami siap memfasilitasi perekaman, itu bisa dilakukan, namun kalau WBP ini sudah melakukakn perekaman di daerah asalnya, maka sudah tidak boleh lagi kami rekam,” kata Rini Andriani

Terkait data kepemiluan,  Kordiv SDM dan Parmas KPU Konawe Andang Masnur menambhakan, terkait dengan perekaman KTP –el ini. Ini merupakan syarat mutlak untuk masuk dalam daftar pemilih. PKPU 11 yang diubah dalam PKPU 30 tentang syarat pemilih KTP-el adalah syarat mutlak untuk masuk dalam DPT.

“Kami pastikan kegiatan ini berlangusng dengan lancar, para warga binaan yang ada di rutan bisa mendapatkan KTP-El sebagai syarat terdaftar dalam DPT pemilu 2019,” tambah Andang.

Ketgam : Kordiv SDM dan Parmas KPU Konawe Andang Masnur (tengah) Ketua Bawaslu Konawe, Sabdah (kanan), Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha Herianto (kiri).

 

Terkait adanya WBP dari luar Kabupaten Konawe, Kata Andang, para WBP ini tetap memberikan hak suaranya, namun ada beberapa kertas suara yang mesti ia tidak diberikan. “Tetap mereka memilih disini, namun di fasilitasi dengan A5, jadi WBP dari Kabupaten lain ini hanya dapat empat kertas suara saja,”  tutup Andang.

Untuk diketahui dalam rekam KTP-El ini di hadiri oleh Ketua Bawaslu Konawe, Sabdah sekaligus melakukan tugas pengawasannya. Komisioner KPU Konawe, Andang Masnur dan Andriansyah Siregar. Dalam kesempatan itu juga,  Kepala Rutan Unaaha Herianto mengajak KPU Konawe dan Bawaslu untuk melakukan sosialisasi tentang kepemiluan pada Rutan Kelas IIB Unaaha.


Reporter : Randa

Publizer  : Iksan