,

Kecamatan Anggotoa Pusat TMMD Ke-104 Kodim 1417 Kendari, Ini Alasannya

oleh
Ketgam : Komandan Kodim (Dandim) 1417 Kendari, Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya saat memaparkan kesedian TMMD di Kecamatan Anggotoa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra)
Ketgam : Komandan Kodim (Dandim) 1417 Kendari, Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya saat memaparkan kesedian TMMD di Kecamatan Anggotoa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra)
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Kecamatan Anggotoa merupakan kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Wawotobi pada tahun 2017 lalu. Pembentukan kecamatan ini berdasarkan pasal 23 ayat 3 UUD nomor 23 tahun 2014 tentantang pembentukan pemerintahan daerah.

Ketgam : Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa
Ketgam : Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa

Kecamatan Anggotoa memiliki wilayah cakupan terdiri 14 Desa yakni, Nario Indah,Wowa Poresa, Karandu, Wowa Nario, Lawuka, Manggialo, Korumba, Ulu Lamokuni, Analahumbuti, Anaosu, Tonganggura, Anggotoa, Kukuluri, Laloato.
Secara topografi dan geografis letak wilayah Kecamatan Anggotoa membentang lurus mengikuti arus sungai lahumbuti dimana ibukota kecamatan bertempat di Desa Nario Indah.

 

BERITA TERKAIT :  

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe menunjuk kecamatan ini menjadi pusat pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang ke-104 Kodim 1417 Kendari.

Sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan pembanguanan infrastruktur serta peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

TMMD ini akan dimulai minggu kedua Februari 2019 mendatang dengan lima desa target pelaksanaan. Yakni, Desa Wowaporesa, Karandu, Wowanario, Nario Indah dan Desa Lawuka. Bahkan untuk mendukung program dari TNI itu.

Daerah yang dipimpin oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa bersama Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara telah menganggarkan sebesar Rp 2,2 Miliar.

Komandan Kodim (Dandim) 1417 Kendari, Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya menjelaskan, keberadaan TMMD ini merupakan upaya TNI bersama Polri untuk membantu Pemda meningkatkan kesehjahteraan masyarakat berdasarkan potensi yang ada di masyarakat setempat.

Ia juga berterimkasih atas dukungan dan suport Pemerintah Daerah Konawe atas rencana pelaksanaan TMMD yang ke-104 Kodim 1417 Kendari.

“Saya berdiskusi bupati dan wakil bupati mengenai konsep TMMD yang akan kami laksanakan di Kecamatan Anggota. Alhamdulila terimakasih pak bupati telah mendukung seluru rangkaian yang akan kami lakukan,”ungkap Fajar Lutvi diacara coffe morning di BLUD RS Konawe Senin, 28/01/2019 yang di hadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkorpimda) Kabupaten Konawe , KPU Konawe dan Bawaslu Konawe.

Fajar Lutvi Haris memaparkan, pelaksanaan TMMD memimiliki beberapa pertimbangan, antara lain pertimbangan pemilihan sasaran, pertimbangan kesiapan sasaran fisik dan non fisik, kesiapan anggaran, kesiapan pengarahan pasukan dan masyarakat.

“TMMD dilaksanakan di Anggotoa, karena kondisi Anggotoa merupakan pemekaran dan kecamatan baru, sehingga kami perlu untuk melaksanakan beberapa pembangunan infrastruktur yang ada disanana. Kedua untuk meningkatkan perekonomiannya yang saat ini masih rendah,” papar Fajar.

Menggapi hal itu, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa juga berterimakasih atas kesedian TNI untuk melaksanakan TMMD di Kabupaten Konawe.

Dikatakannya, kecamatan tempat melaknakan TMMD ini merupakan kecamatan baru. Sehingga dipandang perlu untuk dilakukan TMMD disana agar pemerataan pembangunan di Kabupaten Konawe merata.

“Saya punya tanggungjawab atas perkembangan kecamatan ini, karena dari tangan saya kecamatan ini lah terlahir,”ungkap Kery.

Terkait ada beberapa desa yang tidak masuk dalam Program TMMD, kata Kery, Pihaknya telah berkomunikasih dengan pimpinan desa setempat.

“Ada beberapa desa yang tidak masuk dalam program perbaikan, saya sudah ketemu kepala desa serta menyampaikan bahwa Pemda Konawe tetap memperhatikakn daerah mereka,” kata Kery.

Kery Akui beberapa kendala yang dialami masyarakat setempat merupakan pembangunan infrastruktur berupa jalan, sehingga masuknya TMMD ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Disana banyak tanaman, namun kendalanya adalah pada jalan yang masih kurang, kami harapkan TMMD ini dapat membuka jalan usaha tani baru, sehingga akses masyarakat dapat di mudahkan, kami juga meminta Kadis PU dan kadis lainnya untuk mem backup kegiatan TMMD ini, ” tambah Kery.


Editor : Randa

Publizher : Iksan