, , , , , , , , , ,

Yusmin : Jumlah Utang Perusahaan Tambang Ilegal Pada Pemprov Capai 265 Milyar

oleh
Ketgam : Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Minerba) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, Yusmin saat melakukan press conference
Ketgam : Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Minerba) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, Yusmin saat melakukan press conference
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •  

KALOSARA NEWS : Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Minerba) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, Yusmin sebut sebanyak 22 perusahaaan di Sultra telah memiliki tunggakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 265 Milyar.

Yusmin membeberkan, dari tunggakan yang mencapai Rp 265 milyar itu terhitung sejak tahun 2019, Perusahan ilegal telah melakukan pemuatan Ore Nikel sebanyak 140 kali yang tidak diketahui melalui surat surat keterangan verifiaksi.

“Perusahan itu tidak pernah melaporkan kepada kami, melalui surat keterangan verifikasi, jadi sudah sepantasnya KPK dan Polisi untuk melakukan pemeriksa di Sultra ini”

Tak hanya tunggakan saja, menurut Yusmin telah terjadi juga kejahatan terhadap Sumber Daya Alam (SDA) sejak tahun ketahun yaitu, adanya 22 perusahaan pertambangan ilegal yang rupanya kerap memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang bermasalah.

“Parahnya ada 22 perusahaan rupanya memiliki IUP bermasalah dan ini akan saya hentikan mulai saat ini operasinya dan juga dua syahbandar yang mengizinkan yakni Konawe Utara (Konut) dan Konawe Selatan (Konsel) akan saya sendiri yang akan laporkan kepada pihak KPK dan Polri”tegasnya

Sehingga pihaknya telah mengusulkan kepada pihak Pemerintah Provinsi guna menindak lanjuti perusahaan-perusahaan yang memiliki IUP bermasalah.

“Kami sudah mengusulkan kepada Gubernur Sultra untuk melakukan tindakan pemberhentian kepada 22 perusahan yang memiliki IUP bermasalah dan kami minta permalasahan ini percaya kepada kami . Kami tidak membela satu perusahaan pun jika kami di nilai seperti itu, dan kami tidak kenal siapa Pemiliki perusahaan tambang itu”

22 perusahaan yang memiliki IUP bermasalah itu adalah PT. Adhi Kartiko Pratama, PT. Bumi Karya Utama, PT. Bosowa Mining, CV. Unaaha Bakti, PT. Manunggal Sarana Surya Pratama, PT. Konutara Sejati, PT. Karyatama Konawe Utara, PT. Makmur Lestrai Primatama, PT. Paramitha Persada Tama, PT. Tristaco Mineral Makmur, PT. Roshini Indonesia, PT. Pertambangan Bumi Indonesia, PT. Tiran Indonesia, PT. Integra Mining Nusantara, PT. Baula Petra Buana, PT. Macika Mada Madana, PT. Ifisdeco, PT. Wijaya Inti Nusantara, PT. Generasi Agung Perkasa, PT. Jagat Rayatama, PT. Sanbas Minerals Mining serta PT. Tonia Mitra Sejahtera.


Reporter : Taufik

Editor : Af

Publizher : Iksan