,

DPRD Konawe Gelar Rapat Paripurna HUT Konawe ke 59 Tahun

oleh
Ketgam : Suasana Rapat Paripurna Memperingati HUT Kabupaten Konawe ke 59 di Aula Gedung ABD. Samad DPRD Kabupaten Konawe, Minggu (3/3/2019)/foto : Humas DPRD Konawe
Ketgam : Suasana Rapat Paripurna Memperingati HUT Kabupaten Konawe ke 59 di Aula Gedung ABD. Samad DPRD Kabupaten Konawe, Minggu (3/3/2019)/foto : Humas DPRD Konawe
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar  rapat Paripurna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe ke 59 yang jatuh pada tanggal 3 Maret 2019.

Ketua DPRD Konawe menuturkan ini intisasri laporan kinerja anggota dewan yakni pelaksanaan putusan Program Legislasi Daerah (Prolegda) kurun waktu 2014-2019 DPRD Konawe telah merampungkan, merumuskan, membahas dan menetapkan Peraturan daerah (Perda) inisiatif sebanyak 66 buah, Penetapan Perda inisiatif kesemuanya merupakan program prioritas pembentukan peraturan daerah (Prolegda).

“Sebagai pimpinan dewan kami berkewajiban menyampaikan hasil kerja DPRD apalagi menjelang berakhirnya periodesasi keanggotaan DPRD 2014-2019. Pimpinan dewan menyampikan intisasi laporan kinerja seluruh anggota dewan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari fungsi legislatif,” ungkap Dr Ardin.

Pada fungsi anggaran DPRD Konawe dan pemerintah daerah, kata Dr Ardin telah memaksimalkan anggaran daerah dengan melakukan upaya strategis untuk mempertahankan prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

 

Ketgam : Suasana Rapat Paripurna Memperingati HUT Kabupaten Konawe ke 59 di Aula Gedung ABD. Samad DPRD Kabupaten Konawe, Minggu (3/3/2019)
Ketgam : Suasana Rapat Paripurna Memperingati HUT Kabupaten Konawe ke 59 di Aula Gedung ABD. Samad DPRD Kabupaten Konawe, Minggu (3/3/2019)

Sementara pada fungsi pengawasan umumnya menjadi sesuatu yang perlu ditindaklanjuti, karena menurut Dr Ardin tersangkut paut dengan diskusi aktual yang berkembang di masyarakat. Pemberitaan ini sudah banyak terpublikasi diberbagai di media massa baik berupa rapat paripurna maupun rapat lain alat kelengkapan dewan.

“Hingga saat ini DPRD Konawe masih menjadi lembaga yang dipercaya dan dianggap tepat sebagai tempat penyampaian aspirasi yang berkembang melalui masyarakat dan pengaduan masyarakat baik berupa aspirasi dan dengar pendapat untuk menginvetarisir berbagai aspirasi dan masalah yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” tuturnya.

Dalam momentum HUT Konawe ke 59 Kabupaten Konawe, Kata Dr Ardin perlu dirinya mengingatkan kepada hadirin semua untuk lebih bijaksana dalam mengambil tindakan jangan sampai tindakan merusak kontitusi.

“Kondisi yang terjadi hari ini merupakan pembelajaran bagi kita semua apalagi dalam menghadapi Pemiluhan umum. menjerumuskan kita dalam jurang masalah yang lebih besar,”  kata Dr. Ardin

Oleh karena itu, Politisi Partai PAN ini mengajak untuk membangun Konawe “mari kita bangun Konawe dengan membangkitkan SDA yang ada, janganlah kita menjadi penonton di daerah sendiri, Konaweku,Konawemu, Konawe kita semua membutuhkan kebangkitan budaya, kebangkitan kearifan lokal dalam bingkai Kalosara,”harapnya.

 

Ketgam : Anggota DPRD Konawe saat mengikuti Paripurna HUT Konawe ke 59 tahun di aual ABD Samad/foto : Humas DPRD Konawe
Ketgam : Anggota DPRD Konawe saat mengikuti Paripurna HUT Konawe ke 59 tahun di aual ABD Samad/foto : Humas DPRD Konawe

Menurutnya, dengan kebangkitkan semangat Kalosara akan membangkitkan mayarakat Konawe yang berkarakter dan berkomitmen kuat untuk membangun daerah ini yang muara akhirnya akan menuju Konawe yang Gemilang.

“Untuk itu atas nama lembaga DPRD Kabupaten Konawe Mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Konawe ke 59 “TO’PESAMATURU MEPOKOASO RUMORONDOI RONGA WANGU’I WONUANDO LIPU WUTA KONAWE,” tutur Dr Ardin.

Sementara itu Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa yang di dampingi Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tamu undangan karena masih dapat meluangkan waktunya untuk mengahadiri momen  yang sangat bersejarah ini.

“Kehadiran kita merupakan salah satu bukti betapa nilai dan penghargaan terhadap sejarah dan masa lalu, mampu memberikan kita motivasi dan semangat untuk terus berkarya dan menunjukan integritas serta akan terwujudnya masyarakat Kabupaten Konawe yang sejahtera, maju dan mandiri, “sambut Kery.

Kata Kery, menyambut usia daerah yang semakin mapan, sebagai masyarakat wajib bersyukur dengan menjadikan hari ini sebagai sebuah inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan daerah ini dengan karya dan prestasi, lalu bingkai catatan perjalanan hari ini dan ke depan dengan kerja-kerja produktif demi meraih citacita dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

 

Ketgam : Anggota DPRD Konawe saat mengikuti Paripurna HUT Konawe ke 59 tahun di aual ABD Samad/foto : Humas DPRD Konawe
Ketgam : Anggota DPRD Konawe saat mengikuti Paripurna HUT Konawe ke 59 tahun di aual ABD Samad/foto : Humas DPRD Konawe

“Sebagai generasi penerus tonggak estafet kita boleh berbangga bahwa kita semua terus berupaya mempertahankan nilai dan kearifan budaya lokal yang selama ini telah menjadi falsafah dan norma dasar dalam pergaulan hidup masyarakat Konawe. tidak pernah surut langkah kita untuk terus berusaha dan berupaya agar budaya, adat dan istiadat yang telah lama mengakar dalam kepribadian masyarakat Kabupaten Konawe tetap lestari sampai kapanpun dan pada masa apapun. kita terus meyakini bahwa “Osara” adalah bagian yang tidak boleh dipisahkan dalam konteks dan dimensi pergaulan,” Katanya.

Ia menambhkan, apapun dan dimanapun. “Inae Kona Sara Iye’i Pinesara, Inae Lia Sara Iye’i Pinekasara” adalah norma dasar yang menjadi landasan membangun hubungan sosial. Pada konteks  itu kita diberikan tatanan norma dalam berprilaku agar tidak melampaui batas-batas yang telah digariskan oleh agama dan kepercayaan masing-masing.

Dalam membangun komunikasi, lanjut Kery  pada aspek apapun mari kita kedepankan mufakat sebagaimana makna yang terkandung dalam “Kalo” yang melambangkan nilai permusyawaratan dan permufakatan tertinggi dalam jiwa penuh kedamaian dan kerukunan atas dasar kekelaurgaan.

“Mari kita jadikan sejarah dan masa lalu sebagai sebuah untaian peristiwa penuh makna dan hikmah, lalu dari sejarah perjalanan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Konawe selama ini, kita bisa memetik pembelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan memiliki warna dan dinamika tersendiri sesuai era dan zamannya. untuk itu kita perlu menjaga kesinambungan dengan sequen yang terukur sehingga setiap periodesasi pemerintahan memperlihatkan perubahan yang nyata dan terukur. kepada pendahulu dan para pendiri Kabupaten Konawe, dengan hormat kita menyampaikan terima kasih atas jasa dan pengabdian terbaik yang telah mereka tunjukan,” lanjut Kery.

Menurut mantan Ketua DPRD Konawe ini, saat ini kita boleh berbangga bahwa apa yang menjadi cta-cita dan harapan para pendahulu kita nampaknya telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. hal ini tidaklah berlebihan jika indikator kemajuan pembangunan kita saat ini disandingkan dengan daerah-daerah yang memiliki karakteristik letak dan sumber daya yang sama ketika itu.

“Disaat daerah-daerah diwilayah timur lainnya sedang fokus membangun infrastruktur, saat ini kita sudah dalam tahap menata dan memperbaiki infrastruktur. beghupun pada aspek pembangunan sumber daya manusia dibidang pendidikan dan kesehatan, disaat daerah-daerah lain masih sibuk membangun fasilitas pendidikan dan kesehatan, kita saat ini sudah dalam tahap memperbaiki serta menambah akses dan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.

Kery menyadari menyadari bahwa setiap langkah yang di tempuh tidak selalu memberikan hasil yang seketika, namun setiap langkah yang tempuh  akan menciptakan tatanan baru yang akan membentuk masa depan daerah yang kita cinitai ini.

“Tantangan kedepan yang semakin dinamis menuntut kita untuk senantiasa berupaya memperbaiki kualitas dan kompetensi sumber daya yang kita miliki. di sisi lain yang tidak kalah penting dalam menghadapi era globalisasi yang semakin kompetitif  ini adalah persatuan dan kesatuan tekad, yang klta arahkan pada satu tujuan yang sama yaitu membangun kesejahteran rakyat Konawe. berawal dari searah masa lalu, kemudian melakukan kontemplasi terhadap pengalaman empirik yang pernah terjadi serta melakukan analisis yang mendalam terhadap kondisi dan dinamika yang berkembang sejak awal berdirinya Kabupaten Konawe hingga pada konteks kekinian,” terang Kery

Sebelum menutup sambutannya, Kery menyampaikan, masa politik yang cukup berat. sehingga tidak berlebihan jika ia  katakan bahwa ternyata konflik ide dan kepentingan pada tataran masyarakat konawe itu sendiri, tidak cukup kuat untuk membuat kita bercerai berai.

“Saya percaya bahwa keadaan ini akan terus klta jaga agar dapat menjadi pembelajaran bagi generasi-genarasi mendatang. demikianlah sambutan ini saya sampaikan. kepada semua pihak sekali lagi kami menyampaikan penghargaan dan terimakasih yang tulus atas dorongan semangat, koreksi dan krltik yang dltujukan kepada saya dan jajaran saya. krltik dan saran akan kami jadikan motivasi dalam mengemban pengabdian yang mulia ini.

 

Ketgam : peserta Paripurna HUT Konawe ke 59 tahun di aual ABD Samad/foto : Humas DPRD Konawe
Ketgam : peserta Paripurna HUT Konawe ke 59 tahun di aual ABD Samad/foto : Humas DPRD Konawe

demikian sambutan ini saya sampaikan, semoga allah swi’ senantiasa memberikan kita petunjuk dan hidayah-nya dalam mengarungi kehidupan bermasyarakat.

akhirnya marilah klta memohon kehadirat allah swt kiranya berkenan memberikan kekuatan lahir dan bathin kepada klta semua serta membimbing cita-cit a luhur masyarakat konawe menuju masa depan sejahtera yang dilandasi nilai-nilai luhur kearifan budaya.

Untuk diketahui, Rapat paripurna di gelar di Aula ABD Samad DPRD Konawe, Minggu (3/3/2019) di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Konawe Dr Ardin yang di dampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Konawe Rusdianto, Wakil Ketua Dua DPRD Konawe H Alaudin yang  dihadiri Bupati Konawe Kery Saiful Konggosa, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara dan Sekretaris Dewan Sumanti, S.Sos.,M.Si serta 24 Anggota Dewan, Forkominda, Muspika, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Konawe.


Reporter : Randa

Publizer : Iksan