, ,

Ngaku Korban Penyebaran Hoaks, Agusalim Minta Maaf ke Bupati Konsel

oleh
Ketgam : Agusalim
Ketgam : Agusalim
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Agusalim salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) secara resmi meminta maaf pada khalayak atas adanya tuduhan sebagai penyebar berita bohong yang melibatkan Bupati Surunuddin Dangga.

Kata Agusalim, dirinya tidak memiliki niat buruk apapun untuk merusak citra pribadi Bupati Konsel Surunuddin Dangga atau pemerintahan Konawe Selatan saat ini.

“100 persen saya tidak ada niat untuk mencidrai pribadi pak bupati (Surunuddin, red) atau pemerintahannya saat ini, ” ungkap Agus Salim dalam keterangan Persnya Jum’at 15/03/2019).

Berkaitan surat pemanggilan klarifikasi KPK Palsu yang beredar luas Konawe Selatan. Bapak 7 orang anak ini mengaku bahwa surat tersebut membantah jika dirinya yang membuat. Melainkan orang lain yang berdomisili di Jakarta yang mengirimkannya melalui pesan whatsappnya.

“Surat palsu itu bukan saya yang membuat, saya ini tidak terlalu mahir mengoprasikan komputer, apalagi mau buat surat seperti itu, ” ngakunya.

Menurut Agusalim, setelah ia mendapat pesan pemanggilan klarifikasi palsu dari KPK yang ditujukan pada Bupati Konsel Surunuddin Dangga. Ia hanya melanjutkan pesan itu pada salah seoarang kepala desa yang merupakan rekan seperjuangannya dalam memenangkan Bupati Konsel Surunuddin Dangga dan Arsalim Arifin waktu Pilkada lalu.

“Setelah saya dapat pesan dari Whatsapp, saya meneruskan pesan itu pada teman saya yang kepala desa, karena waktu Pilkada kemarin kami juga adalah Garda terdepan pemenangan “Suara” akronim Surunudin Dangga dan Arsalim Arifin ,” menurutnya.

Hingga saat berproses di Mapolda Sultra, tambah Agusalim, ia tidak mengetahui jika dirinya terlibat dalam delik itu. Namun apapun itu, ia sangat menyesali perbuatnnya yang teledor atas ketidak pahamannya UUD ITE.

“Melalui pertemuan ini, saya mengaku salah, karena sudah meneruskan pesan yang saya terima dari teman yang awalnya saya kira ini tidak akan berdampak kepada diri saya,” maaf mantan Kabag Umum Setda Konsel ini.

Ia berharap, kirahnya dengan kelalaiannya itu dapat dimaafkan oleh khalayak terlebih lagi pimpinannya yakni Bupati Konsel Surunuddin Dangga. Karena dalam surat kaleng dari KPK itu beliau (Surunuddin, Red) yang paling di rugikan.

“Saya berharap permintaan maaf saya ini dapat dimaklumi oleh orang tua saya yang juga pimpinan saya, yaitu bupati Surunuddin Dangga, ini juga merupakan pembelajaran bagi saya dalam bermedia sosial, ” harap Agus Salim.

Sekedar di ketahui, beberapa bulan lalu beredar surat pemanggilan klarifikasi dari KPK yang di alamatkan pada Surunuudin Dangga yang merupakan Bupati Konsel. Namun setelah kuasa hukum Surunuddin Dangga, Andre Darmawan mengklarfikasi ke KPK ternyata surat tersebut merupakan surat kaleng dan bukan KPK yang mengeluarkannya surat pemanggilan tersebut.

Lalu kuasa hukum Bupati Konsel Surunuddin Dangga melaporkan hal itu ke Mapolda Sultra terkait dengan penyebaran luasan informasi bohong atau hoaks.


Reporter : Rj

Editor : Armin

Publizher : Iksan