,

200 Orang  Warga Bonggoeya Terima Edukasi Pemilu 2019

oleh
Ketgam : Sosialisasi dan Edukasi Kepada 200 orang warga Bonggoeya
Ketgam : Sosialisasi dan Edukasi Kepada 200 orang warga Bonggoeya
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Lembaga pemantau pemilu Sultra Demokrasi Monitoring (Sultra Demo) kembali menyasar  200 orang warga Kelurahan Bonggoeya,Kota Kendari, yang diduga daerah rawan bencana alam.

Dalam kesempatan itu, KPU Sultra bersama Sultra Demo kembali memberikan edukasi kepada pemilih yang berada di kawasan rawan bencana alam, tepatnya di kantor Kelurahan Bonggoeya, Kendari, Rabu.

Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Provinsi Sultra, Muhammad Nato Alhaq, mengatakan,Sosialisasi dan Edukasi ini merupakan sebuah kegiatan yang sangat penting bagi masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam mendukung terlaksananya Pemilu yang sukses dan bermartabat.

“Sangat besar peran masyarakat untuk menyukseskan pemilu ini, karena masyarakatlah bagian dari penentu kesuksesan berjalanya pemilihan nanti. Sebingga, KPU terus melakukan sosialisasi dan upaya pendidikan pemilih,” ungkap Nato.

Sementara itu, ditempat yang sama Presidium SultraDeMo, Haslita, menambahkan, kesuksesan pemilu tidak hanya menjadi binaan KPU sebagai penyelenggara, tetapi menjadi beban semua elemen masyarakat termasuk Pemantau SultraDemo.

“KPU telah memasang target partisipasi pemilih pada pemilu 2019 sebesar 77,5 persen. Untuk mencapai target tersebut, maka KPU bekerja sama dengan SultraDeMo pemantau untuk sosialisasi di masyarakat khususnya daerah yang rawan bencana, kami sebagai pemantau tentu berkewajiban melakukan hal hal positif seperti ini untuk mendukung suksesanya pesta demokrasi,” kata Haslita.

Tak hanya itu, Presidium SultraDemo, Zainal Abidin, menyampaikan kepada warga bahwa pihak penyelenggara pemilu sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak manakala saat pemungutan suara pada 17 April mendatang terjadi bencana alam di daerah yang menjadi langganan banjir itu.

Zainal juga memperkenalkan pihak-pihak yang terlibat dalam pemilu seperti peserta pemilu terdiri Capres-cawapres, DPD RI dan Partai Politik, sebagai penyelenggara adalah KPU, Bawaslu dan DKPP, dan selaku pemilih ada masyarakat.

Animo masyarakat untuk mengetahui kepemiluan sangat tinggi terlihat dari anggapan dan pertanyaan peserta pada sesi dialog dan tanya jawab, ditambah lagi dengan pemberian souvenir kepada peserta yang bertanya membuat kegiatan itu lebih berdinamika.


Reporter : Hendra

Editor : Af

Publizher : Iksan