Program Pamsimas Desa Wakorumba Tidak Tuntas

oleh
Ketgam : Beberapa Masa Aksi Sedang Ujuk Rasa Di Depan Kantor Kejaksan Negeri Muna
Ketgam : Beberapa Masa Aksi Sedang Ujuk Rasa Di Depan Kantor Kejaksan Negeri Muna

KALOSARA NEWS : Program Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSISMAS) merupakan salah satu program andalan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa yang tak memiliki air bersih.

Tak terkecuali Desa Wakorumba, Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna ( Sultra). Program tersebut dalam pengerjanya sudah tuntas namun air bersih yang digadang-gadang akan mengaliri rumah warga ternyata cuman sebagai angin segar.

Guna mempresur hal itu, Perwakilan masyarakat Desa Wakorumba melalui Kesatuan Mahasiswa dan Masyarakat (KEMAS) melakukan unjuk rasa didepan gedung Kejaksaan Negeri Muna, Pada Selasa, 10/4/2019

 

Ketgam : Gambar Pipa Yang Tidak Tersambung dan Jenis Mesin Pompa Air
Ketgam : Gambar Pipa Yang Tidak Tersambung dan Jenis Mesin Pompa Air

 

Pasalnya program PAMSISMAS itu sama sekali tidak dirasakan oleh masyarakat Desa Wakorumba.

La Ode Sidrata selaku Korlap Dalam Aksi itu menerangkan program pemberdayaan masyarakat yang dialokasikan sejak tanggal 28 Agustus sampai 20 Desmber 2018 dengan besaran anggaran sebesar Rp. 321.600.000 itu diduga ada tindak pidana korupsi.

“Kami sudah melakukan kominukasi kepada ketua Satlak La Ode Mongkolo terkait pengerjaan itu, katanya pengerjaanya sudah sesuai RAB, namun kenyataanya dari hasil pengamatan kami dilapangan tidak tuntas ,” terang Sidrata.

Dia menambahkan, dari pengerjaan itu terdapat banyak hal yang diluar RAB contohnya Air tidak mengalir kerumah warga, Tidak adanya sambungan pipa pada kerang air begitu juga harga mesin pompa air yang diduga dimanipulasi.

“Itulah, kehadiran kami disini untuk meminta kepada pihak Kejaksan Muna untuk mempresur atau melakukan tindakan terhadap pelaksanaan pekerjaan PAMSISMAS tersebut sampai selesai,”

Sementar itu Kasi Intel Kejaksaan Negeri Muna, La Ode Sofyan, SH, MH saat dikonfirmasi diruanganya mengatakan, terkait laporan aduan KEMAS pihaknya sudah menerima dan akan terlebih dahulu mempelajarinya untuk menentukan langkah-langkah yang akan diambil.

“Kita pelajari dulu berkasnya dan kemudian akan meminta kalrifikasi pada pihak yang terkait dan selanjutnya turun langsung meninjau fakta dilapangan,”pungkasnya


Reporter : Rasyid | Editor : Randa | Publizher : Iksan


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart