Didampingi Bupati Konsel, Gubernur dan Wagub Sultra Kunjungi Stan Pameran Konsel

  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ke-55, Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) turut berpartisipasi dalam kegiatan Pesona Halo Sultra dan Sultra Expo.

Dengan menampilkan karya dan sejumlah produk kerajinan tangan kain tenun dan dari limbah kayu berupa mainan edukasi, olahan makanan rumahan (keripik) dan Kopi Tolaki, serta unggulan hasil pertanian, perkebunan dan peternakan, juga potensi objek wisata dalam bentuk video multi media.

Dimana, pada kesempatan tersebut usai acara opening ceremony, Gubernur Sultra, Ali Mazi, SH bersama Wakil Gubernur (Wagub), Dr. Lukman Abunawas di dampingi Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga, ST., MM dan Kabag Humas, Taufik Amin Lar, AP., M.Si mengunjungi Stan Pameran Konsel.

“Model kerajinan ini sangat unik, saya senang sekaligus bangga perajin kita bisa menghasilkan kreasi dengan memamfaatkan limbah kayu, yang memiliki potensi menjanjikan karena bisa kita eksport keluar,” puji Ali Mazi saat melihat mainan edukasi yang di pamerkan di dalam stan Konsel. Selasa (23/4/2019).

 

Ini akan kita dorong pengembangannya, salah satunya melalui sosialisasi pada setiap kesempatan, namun harus lebih inovatif lagi, dengan menambah jenis variasi dan model mainan serta didesain semenarik mungkin, tetapi ini sudah lebih dari cukup, kata Ali Mazi. Yang juga di amini Ibu Ketua PKK Sultra, Hj. Agista Ariyani Ali Mazi yang turut mendampingi Gubernur. “Kita minta Play Group atau TK yang ada di Sultra agar menggunakan mainan edukasi ini, sekaligus membantu meningkatkan produksi dan pendapatan perajinnya,” kata Agista.

Sementara itu, Bupati Konsel, Surunuddin Dangga di hadapan Gubernur, menyampaikan bahwa mainan edukasi ini murni hasil karya perajin Konsel bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang memiliki dua rumah produksi yakni di Desa Iwoi Mendoro – Kecamatan Basala dan Desa Pangan Jaya – Kecamatan Lainea. Yang terus di genjot produksinya.

“Untuk mendukung peningkatan produksi, Pemda Konsel juga telah membantu dari segi pemasaran dengan mengikutkan pada setiap event, sosialisasi, dll, serta mengeluarkan edaran agar sekolah wajib memiliki mainan edukasi ini,” ungkap Surunuddin.

Dan berharap Pemprov bisa turut membantu dari segi pemasarannya dengan memerintahkan setiap sekolah di Sultra menggunakan mainan edukasi karya perajin Konsel, yang merupakan satu-satunya perajin aktif dan kreatif  yang ada di Sultra dengan memamfaatkan limbah kayu. “Kita harapkan ada sinergitas antara Pemda dan Pemprov agar karya ini bisa lebih cepat berkembang, juga demi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya perajin,” tutur Surunuddin.

Apalagi mainan edukasi yang tergabung dalam komunitas Anoart ini sangat bermamfaat bagi anak dan membantu mencerdaskan anak bangsa, pungkasnya, dengan melatih pengenalan warna, bentuk, tingkat kesabaran serta merangsang pengembangan keterampilan motorik kasar dan halus anak agar lebih tumbuh berkembang dengan baik.

Dikesempatan itu juga Gubernur, Wagub bersama Ketua PKK Sultra memuji kain tenun khas Konsel yang di pamerkan oleh Dekranasda dibawah kepemimpinan Hj. Nurlin Surunuddin, SH yang memamerkan tiga motif diantaranya, Motif Pohon Sagu, Motif Kalo Sara dan Motif Jonga Bertanduk Lima berupa sarung, selendang, kemeja dan kebaya. Termasuk minuman olahan Kopi Tolaki yang turut di pamerkan dalam acara itu.


Reporter : Afdal | Editor : Randa | Publizher : Iksan


Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co