Asam Lambung  Meningkat  Selama Puasa, Ini Penyebabnya

Ilustrasi penderita asam lambung/foto : Istimewa
Ilustrasi penderita asam lambung/foto : Istimewa
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Masalah yang kerap dialami oleh  orang berpuasa yaitu  asam lambung. Meskipun bukan penyakit mematikan, namun penyakit ini dapat menimbulkan banyak komplikasi. Bahkan, asam lambung juga membuat mereka yang berpuasa menjadi tidak nyaman karena masalah ini.

Asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease) merupakan penyakit pencernaan yang paling umum terjadi di dunia dan diderita lebih dari 10 – 20% populasi orang dewasa.

Untuk di Konsel sendiri jumlah penderita asam lambung  meningkat  saat memasuki puasa pertama saja (tidak ada data) ,  Hal itu diungkapkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Puskesmas Laeya, Konsel Dr. dr. a.r. Budiman saat ditemui awak media. Jum’at (17/5/2019).

“Kenapa terjadi seperti itu, karena pola makan  yang tadinya tiap hari seseorang bisa makan,  sekarang harus diatur hanya bisa makan pada saat Sahur dan Buka Puasa saja,” Dr. dr. a.r. Budiman

Sementara gejala lanjut Budiman,  yaitu mual, muntah dan sakit ulu hati,  “ini lah gejala yang sering dialami ketika pertama memasuki Puas, Namun apabila sudah memasuki berapa hari puasa, karena pola makan yang tetap seperti hanya di atur makan di waktu buka dan sahur saja akan mampu untuk memperbaiki sakit lambung tersebut, hanya ada juga terdapat beberapa orang yang tidak bisa beradaptasi, maka itulah yang kami rawat.

Olehnya itu dirinya berharap, masyarakat  Konsel agar menghindari makanan yang pedas dan asam saat berbuka puasa.  “Yang memancing naiknya asam lambung itu harus di hindari,” harapnya.


Reporter : Afdal |Editor : Randa | Publizer :  Iksan


 

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co