Pemda dan BPD Unaaha Garap Kerjasama Penggemukan Sapi

Ilustrasi Penggemukan Sapi
Ilustrasi Penggemukan Sapi
  •  
  •  
  •  

KALOSARA NEWS : Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe bersama PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara cabang Unaaha mulai mencari titik temu teknis kerjasama program penggemukan sapi.

Program sistem penggemukan sapi tersebut diperuntuhkan untuk masyarakat peternak sapi melalui Kredit Usaha Rakyat (Kur). Hal tersebut juga upaya pemerintah daerah Konawe mewujudkan sejuta ekor sapi serta program swasembada daging.

Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara mengungkapkan, terkait dengan teknisnya telah diserahkan pada Dinas Peternakan Konawe.

“Kita latih ini masyarakat kita untuk menjadi peternak yang profesional, mereka mampu berwira usaha melalui sektor peternakan,” ungkap Gusli usai menghadiri buka puasa bersama BPD Konawe

Terkait jumlah masyarakat yang akan direkomendasikan untuk memperoleh pinjaman Kredit Usaha Rakyat (Kur) tersebut. Lanjut Gusli target awal “sekitar 500 kepala keluarga, persyaratannya semua disana (peternakan-Red), yang jelas masyarakat miskin diprioritaskan,”ungkapnya.

Mantan ketua DPRD Konawe ini menilai, program penggemukan sapi itu sangat baik untuk masyarakat juga sejalan dengan persedian pengadaan 1700 ekor sapi untuk tahun ini.

 

berita terkait : Bank Sultra Cabang Konawe Buka Puasa Bersama Santri Hidayatullah

 

“Bagus sekali, karena kita juga siapkan sapi untuk tahun ini arahnya pengembang biakan, sementara yang kita kerjasama BPD itu adalah penggemukan, jadi dua-duanya dapat,” tutur Gusli.

Ditempat lain, Kepala Bank Sultra cabang Konawe Rinti Relawati menuturkan, program yang akan berjalan secepatnya kemungkinan penggemukan sapi,  “sampai sekarang yang sudah dapat serta akan berjalan itu penggemukan sapi,” tuturnya.

 

Ketgam : Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,ST,.MM bersama Kepala Bank Sultra cabang Konawe Rinti Relawati,SP.,MM
Ketgam : Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,ST,.MM bersama Kepala Bank Sultra cabang Konawe Rinti Relawati,SP.,MM

 

Untuk saat ini, kata Rinti, pihaknya masih menunggu dari Pemda Konawe seberapa besar jumlah kebutuhan masyarakat per kepala keluarga.

“kita saat ini belum tahu kebutuhan masing-masing peternaknya, jadi Pemda melalui dinas Peternakan mau bikin percontohan, dari situ kita bisa dapat berapa kebutuhan masing-masing peternaknya, Kita tidak bisa samakan kebutuhan di beberapa daerah, seperti Konsel sebesar Rp 27 juta per kepala keluarga,” kata mantan Kepala Bagian Pembinaan Cabang BPR kantor pusat ini.


Reporter : Randa | Editor : Armin | Publizer Iksan


 

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co