Tanggul Pemukiman di Konawe Ditangani PUPR 2019

oleh
Ketgam : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono bersama Komisi V DPR RI didamping dan Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Ketua DPRD Konawe, Gubernur Sultra H Ali Mazi saat meninjau jembatan Ameroro
Ketgam : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono bersama Komisi V DPR RI didamping dan Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Ketua DPRD Konawe, Gubernur Sultra H Ali Mazi saat meninjau jembatan Ameroro

KALOSARA NEWS : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono bersama anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meninjau jembatan Ameroro dan Bendung Wawotobi di Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe,  Sulawesi Tenggara (Sultra).

Basuki Hadimuldjono dalam keterangannya menyampaikan pihaknya berada di bendung wawotobi, karena diajak oleh komisi lima DPRD RI

“Jadi dari hasil Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI membahas rencana tahun 2020 untuk bisa melihat dan menangani, merespon terjadinya banjir di Konaweeha ini, “ tuturnya.

Kata Basuki pihaknya sudah melihat kondisi  banjir di Kota Kendari sampai Wawotobi, Kabupaten Konawe ada beberapa hal untuk banjir yang bisa mereka tangani, contohnya sungai Konaweeha dan sungai Lahambuti.

Terkait dengan itu lanjut Basuki pihaknya sudah memiliki konsep penanganannya, untuk jangka pendek tanggul-tanggul di daerah pemukiman ditangani tahun pada 2019, untuk tahun 2019 ini juga akan ditenderkan Bendung Wawotobi.

 

Ketgam :  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono  bersama Komisi V DPR RI didamping  dan Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,  Ketua DPRD Konawe, Gubernur Sultra H Ali Mazi saat meninjau jembatan Ameroro
Ketgam : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono bersama Komisi V DPR RI didamping dan Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Ketua DPRD Konawe, Gubernur Sultra H Ali Mazi saat meninjau jembatan Ameroro

Menurut Basuki penanganan banjir di Sultra sudah dimiliki konsepnya  “ untuk konsepnya kita sudah kuasai,” menurutnya.

Lanjut Basuki sedangkan untuk trasportasi atau konektivitas untuk jembatan Ameroro, “Muda-mudahan tahun ini kita sudah bisa tender langsung, karena kerangkanya sudah ada nanti Dirjennya yang akan design  sehingga bisa lebih cepat, semua ini pasti sesuai izin dan arahan Komisi V DPRD RI sebagai mitra kami, “ terangnya.

Terkait dengan total anggaran yang disiapkan oleh PUPR, tambah Basuki karena ini darurat pihaknya menunggu designnya, karena design akan menentukan nilainya. “kita menunggu hasil designnya ya, karena disitu rill biayanya,” tutupnya Kamis, 20/06/2019.

Ditempat yang sama Ridwan Bae perwakilan Komisi V DPR RI mengharapkan banjir di Sultra bisa teratasi, pihaknya berterimakasih kepada Menteri PUPR dan seluru jajarannya yang begitu perhatian.

“kami berharap menangani banjir Sultra pasca banjir harus 7 Menteri yang turun, pertama menteri PUPR soal infrastrukturnya, Aksi Sosial sudah turun Menteri Sosial, Pertanian sudah turun Menteri Pertanian, beberapa menteri ini tidak boleh hanya memberi bantuan uang, tetapi harus menangani masalah yang ada dan meninjau kembali izin yang diberikan, apakah itu benar apa tidak,” ungkap Ridwan Bae dengan nada tegas.

Sumber Daya Air Juga kata Ridwan harus turun ke Sultra, apapun alasannya di Sultra ada tambang bahwa benar atau tidak tambang itu mempengaruhi banjir  perlu di dalami olehnya Kehutanan juga harus turun untuk mengamati bersama-sama.

“Apa artinya Menteri PUPR sudah mengeluarkan uang banyak, kalau ternyata sudah dibikin lagi seperti ini, banjir sama halnya tidak ada,” tegas Ridwan.

Ridwan berharap, agar pemerintah Provinsi untuk membentuk tim khusus untuk menangani persoalan ini, tetap mencari masalahnya, tim khusus ini juga bisa melibatkan perguruan tinggi , stakeholder, tokoh adat dan ahli ahli lainnya lalu duduk bersama-sama.

“Setelah didapatkan masalahnya maka akan bisa diatasi banjir di Sulawesi Tenggara,” tutup Ridwan.

Untuk diketahui dalam kunjungan mereka disambut  Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara,  Ketua DPRD Konawe,  Kapolres Konawe AKBP muh Nur Akbar,  Sekda Konawe H. K Santoso, Forkopimda Konawe, Gubernur Sultra H Ali Mazi,

Sedangkan rombongan PUPR yaitu  Dr. Ir. Hari Suprayogi, M.Eng (Dirjen Sumber Daya Air), Ir. Sugiyartanto, M.T (Dirjen Bina Marga), Endra S. Atmawidjaja (Kabiro Komunikasi Publik PUPR) sementara rombongan Komisi V DPR RI yaitu, Hamka. B. Kady, Novita Wijayanti,  Andi Iwan Darmawan Aras,  Intan Fitriana Fauzi, H. Sungkono,  Jhon Siffi Mirin,  Abubakar Wasahua, H. Soehartono,  Ridwan Bae.


Reporter : Januddin | Editor : Armin  | Publizer : Iksan


 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart