,

Amankan Distribusi Jelang Idul Adha, Pertamina Gelar Operasi Pasar

oleh
Ketgam : Suasana pasar murah yang diselenggarakan pertamina
Ketgam : Suasana pasar murah yang diselenggarakan pertamina
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Reporter : Hendra |  Editor : Armin | Publizer : Iksan


KALOSARA NEWS: Kendari, 08 Agustus 2019. Pertamina kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga distribusi LPG di Sulawesi. Selain meningkatkan pasokan LPG, Pertamina juga menggelar operasi pasar di beberapa wilayah di Sulawesi jelang Idul Adha. Pertamina sebelumnya telah memprediksi peningkatan konsumsi LPG Tabung 3 Kg subsidi di Sulawesi Tenggara hingga menjadi sebesar 147 Metrik Ton (MT) perhari setara 49 ribu tabung 3 kg dari rerata konsumsi harian normal sebesar 137 MT yang setara 45 ribu tabung 3 kg.

Pjs. Unit Manager Communication & CSR, Ahad Rahedi menjelaskan, untuk Provinsi Sultra kegiatan yang  berlangsung sejak tanggal 5 Agustus 2019 hingga tanggal 10 Agustus 2019 mendatang ini difokuskan di Kota Kendari dan Kabupaten Kolaka.

“Kota Kendari sendiri untuk operasi pasar sudah didistribusikan sebanyak 1.680 tabung LPG 3 Kg yang dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Propinsi Sulawesi Tenggara dalam acara Gelar Pangan Murah di Kecamatan Baruga.” tutur Ahad.

Sedangkan untuk Kabupaten Kolaka, sebanyak 5.600 LPG tabung 3 Kg disebar melalui operasi pasar di Kecamatan Pomalaa, Kecamatan Baula, Kecamatan Wundulako, Kecamatan Kolaka, dan Kecamatan Latambaga.

Pertamina selalu memastikan ketersediaan LPG khususnya 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin sesuai dengan aturan Pemerintah. Ahad menghimbau masyarakat untuk membeli gas LPG Tabung 3 Kg di pangkalan resmi.

Ketika menemukan pangkalan yang terbukti melanggar, misalnya menjual di atas HET, menurut Ahad, masyarakat bisa langsung melaporkan ke call center Pertamina di nomor 135. “Jika terbukti, Kami pastikan Agen atau Pangkalan akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Pertamina juga telah berusaha menangani hal tersebut dengan membatasi distribusi gas LPG 3 kg dari pangkalan ke pengecer, guna menghindari harga yang melonjak karena peran spekulan. Dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar membeli langsung ke pangkalan.

Salah satu produk LPG Non-subsidi Pertamina adalah BrightGas, yang saat ini telah tersedia dengan berbagai ukuran yakni BrightGas 12 kg, BrightGas 5,5 kg dan BrightGas Can 220 gr. Yang paling sesuai dengan ibu-ibu rumah tangga adalah BrightGas 5,5 kg yang enteng, hemat, nyaman dan berkualitas. Sebagai produk substitusi untuk masyarakat yang mampu agar bisa beralih dari LPG 3 kg yang bersubsidi.

Masih menurut Ahad, “Kami juga mengapresiasi masyarakat, Pemda dan aparat yang telah bersinergi meningkatkan pengawasan dan pengendalian konsumsi LPG Bersubsidi. Sehingga lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kuota yang ditetapkan Pemerintah.”

Masyarakat bisa ikut lebih aktif lagi dalam meningkatkan pelayanan Pertamina, terutama dalam pendistribusian BBM dan LPG dengan cara menghubungi call center 135 dan email ke pcc@pertamina.com. (B)