Jambret di Konawe, Ditembak Dibetis Kirinya

Ketgam : Pelaku saat di BAP oleh penyidik Polres Konawe
Ketgam : Pelaku saat di BAP oleh penyidik Polres Konawe
  •  
  •  
  •  

Reporter : Januddin | Editor : Armin | Publizer : Iksan


KALOSARA NEWS : Tim khusus Polres Konawe berhasil meringkus Marwan (40) jambret yang kerap meresahkan warga Kabupaten Konawe. Marwan  terpaksa dihadiahi timah panas di betis kiri dari Polisi akibat berusaha melarikan diri. Marwan tercatat sudah empat kali melakukan penjabretan di tempat yang berbeda dan sasaran utamanya pengendara motor.

Kapolres Konawe AKBP Muh. Nur Akbar  melalui Kasat Reskrim Polres Konawe Iptu Rachmad Zam Zam menjelaskan pelaku ditangkap polisi dirumahnya usai melakukan penjambretan terhadap Anita warga Kelurahan Tumpas, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.

“Pelaku mengaku sudah menjambret sebanyak empat kali ditempat yang berbeda. TKP pertama yaitu di depan Hotel Arisandi Kelurahan Arombu dengan mengambil satu buah dompet berisikan HP, kemudian di TKP kedua Kelurahan Ambekairi pelaku memgambil satu buah HP Samsung, di TKP ketiga tepatnya di Tugu Adipura Kelurahan Ambekairi dengan mengambil satu buah dompet berisikan uang tunai sejumlah Rp 28.000 dan satu buah Hp vivo, “ jelas Rachmad Zam Zam

“terakhir di Jalan Poros Kendari Unaaha Desa Puudai Kecamatan Wonggeduku pelaku mengambil sebuah dompet warna unggu dan Hp Oppo warnah merah,” tambahnya. Senin, 19/8/2019.

Rachmad Zam Zam mengatakan, saat beraksi di empat TKP pelaku memggunakan sebuah motor matic Xeon dengan nomor Polisi DT 4647 warna merah hitam, Setiap akan beraksi Pelaku menjalankan aksinya sendirian.

“Pelaku saat melaksanakan aksinya menggunakan motor, polisi juga mengamankan empat unit ponsel dari tangan tersangka,” kata Rachmat

Atas perbuatannya pelaku dikenakan  Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukumannya paling lama lima tahun masa kurungan. Serta telah di tahan di sel tahanan Polres Konawe. (B)

 

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co