Tunggakan 24 Miliyar Virtue Dragon Sudah Ada Titik Terang

Ketgam : Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Cici Ita Ristianty bersama MR Yin selaku Bagian Adminitrasi Rekap Data Karyawan Berskill PT VDNI
Ketgam : Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Cici Ita Ristianty bersama MR Yin selaku Bagian Adminitrasi Rekap Data Karyawan Berskill PT VDNI
  •  
  •  
  •  

Reporter : Januddin | Editor : Armin | Publizer : Iksan


KALOSARA NEWS : PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI) akhirnya mau menyelesaikan tunggakannya kepihak Pemerintah Kabupaten Konawe, berupa Tunggakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 24 Miliyar  yang belum diselesaikan pihak  perusahaan  sejak tahun 2018 lalu, hingga 2019.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Cici Ita Ristianty mengatakan, tunggakan PAD yang belum diselesaikan oleh pihak VDNI sebesar 24 Miliyar itu, akhirnya menemui titik terang. Mr Yin, mewakili PT Virtue Dragon Nikel Industry bertandang ke Kantor BP2RD Kabupaten Konawe, guna membahas pembayaran PAD yang selama ini masih tertunda.

Kata Cici, pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan akan dilakukan pembayaran, namun dalam dua hari ini akan ada keputusannya. Namun yang jelasnya di akhir bulan ini pihak VDNI akan menyelesaikan semua.

“Apakah pembayaranya akhir bulan ini atau bagaimana? yang jelas menurut dia, tahun ini sudah akan dilunasi sebesar 24 Miliyar, terhitug sejak 2018 hingga bulan April 2019,” ungkap Cici.

MR Yin selaku Bagian Adminitrasi Rekap Data Karyawan Berskill, melalui penerjemahnya Haris mengatakan, keterlambatan pembayaran pajak diakibatkan adanya diskomunikasi diinternal pengurus perusahaan VDNI.

Sebab menurut dia, kepengurusan mengenai pajak ada bidang manajemen tersendiri. Olehnya itu akan dilakukan peninjauan ulang setelah mendapat informasi tentang belum adanya penyelesaian pembayaran tunggakan pajak PAD Konawe.

“Karena yang namanya pajak tidak mungkin tidak akan dibayarkan, pasti akan dibayar, dan itu wajib dibayar. Dan kami bersedia untuk membayar pajak di angka 24 miliyar itu,” tuturnya Mr yin lewat juru bicaranya.

Perusahaan VDNI ini bukan merupakan perusahaan yang hanya berdiri 1 tahun atau 2 tahunan, melainkan perusahaan yang akan stay dalam jangka panjang hingga tahunan. Sehingga yang namanya pajak tidak mungkin tidak akan dibayar.

“Jadi terkait pajak dan yang lain-lainya, hingga segala macamnya yang menyangkut kewajiban VDNI, akan di selesaikan dalam waktu dekat ini, paling lambat akhir bulan Agustus 2019,” tutupnya MR Yin.

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co