,

Pemda dan DPRD Konawe Sepakati Pembangunan Asrama Mahasiswa di Kendari

oleh
Ketgam : Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara bersama Perwakilan Mahasiswa IPPIMK saat menunjukan surat kesanggupan untuk membangun gedung mahasiswa di Kota Kendari/foto : Januddin Kalosara News
Ketgam : Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara bersama Perwakilan Mahasiswa IPPIMK saat menunjukan surat kesanggupan untuk membangun gedung mahasiswa di Kota Kendari/foto : Januddin Kalosara News
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Reporter : Januddin | Editor | Armin | Publizer : Iksan


KALOSARA NEWS : Pemerintah Daerah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe telah menyetujui pembangunan asrama mahasiswa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Hal tersebut menjawab tuntutan puluhan mahasiswa dari Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Konawe, (IPPMIK) yang mendatangi Kantor Bupati Konawe, untuk menagih janji  pemerintah terkait pembangunan asrama mahasiswa yang belum terealisasi.

Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara yang menemui para massa aksi, berjanji pada tahun 2020 Pemda Konawe akan membangun asrama Mahasiswa Konawe di Kendari. Bahkan dia (Gusli-Red), rela mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati bila tuntutan mahasiswa tidak terwujud.

“Jika 2020 ini tidak terealisasi, saya jaminkan jabatan saya. Saya akan mundur. Kita punya Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD), selain itu, kita juga memiliki 21 perusahaan tambang di Konawe ini. Mereka akan menanggung itu melalu CSRnya,” ungkap Mantan Ketua DPRD Konawe di hadapan massa aksi.

Dikatakannya,  terkait janji pembangunan asrama mahasiswa itu pada tahun 2015, dia tidak mengetahui.  “Soal janji 2015 itu saya tidak tau. Tetapi saya pastikan setelah saya tanda tangan ini surat pernyataan kesanggupan Pemda soal janji saya ke mahasiswa, saya pastikan ini akan terwujud,” katanya.

Ditempat lain, Wakil Ketua DPRD Konawe, Rusdianto juga turut mendukung adanya aspirasi pembangunan asrama mahasiswa di Kota Kendari. Ia pun juga menanda tangani surat pernyataan kesanggupan untuk membangun asrama mahasiswa tersebut.

Usai mendengar pernyataan kedua pimpinan dewan dan pemerintah. Mahasiswa IPPMIK  yang dinahkodai Arjuna lalu meninggalkan DPRD Konawe.

Sebelumnya, mahasiswa ini menggelar orasi di depan Kantor Bupati Konawe yang diterima oleh Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, usai melakukan orasi, mahasiswa pun kembali melakukan orasi di depan kantor DPRD Konawe yang di terima oleh Wakil Ketua DPRD Konawe Rusdianto. (B)