,

Diduga Jaringan Lapas Kendari, Pengedar Sabu Dibekuk SatRes Narkoba Polres Muna

Kapolres Muna, AKBP. Debby Asri Nugroho didampingi Kasat ResNarkoba, Iptu. Hamka
Kapolres Muna, AKBP. Debby Asri Nugroho didampingi Kasat ResNarkoba, Iptu. Hamka
  •  
  •  
  •  

Reporter : Rasyd Suyoto| Editor | Armin | Publizer : Iksan


KALOSARA NEWS : Ruapanya peredaran Narkoba melalui jaringan lapas tak perna mati. Terbukti barang haram itu terus beredar. Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Muna, pengedar sabu yang diduga jaringan Lapas Kendari tak berkutik usai dibekuk SatRes Narkoba Polres Muna, pada Senin 16/9/2019 di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Laende, Kecamatan Katobu sekitar pukul 15:00 Wita.

Pria yang diketahui berinisial DRJ alias EM (28) merupakan residivis dengan kasus yang sama. Ia dibekuk usai SatResNarkoba menindak lanjuti informasi dari masyarakat terkait transaksi sabu yang akan dilakukannya dilorong Honda lama.

“Saat dibekuk pelaku sempat membuang Barang Bukti dari kantung saku celanannya namun didapat dan ditangan pelaku ditemukan uang sebesar 490 ribu rupiah dan dua unit hand phone,” Ujar Kapolres Muna, AKBP, Debby Asri  Nugroho didampingi Kasat Narkoba, Iptu. Hamka, pada Rabu, 18/9/2019

Tak sampai disitu, Satuan Pemberantas Narkoba yang dinahkodai Iptu Hamka itu melanjutkan penggeledahan dirumah pelaku.

“Dalam kamar tim kembali menemukan 4 bungkus sachet kristas bening diduga sabu demgan berat 2,8 gram yang disembunyikan didalam dos hp vivo,” kata Debby

Dari pengakuan pelaku, barang tersebut didapat dari IR yang merupakan narapidana Lapas Kendari dengan harga Rp. 2 juta rupiah. Dimana pelaku diarahkan untuk memgambil barang haram tersebut di depan Toko Milk Jus, Jalan By Pas Raha yang dismpan dalam kotak minuman buah vita.

Atas perbuatannya, EM dikenakan  pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 1 UU Nomor 35  tahun 2009 “Ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara,” tukasnya. (B)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co