PP dan KB Konawe Gelar Integrasi Kampung KB di Lambuya

oleh

Reporter : Januddin | Editor : Randa | Publizer : Iksan


KALOSARA NEWS : Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Konawe (PP dan KB) mengadakan pertemuan kelompok kerja (Pokja) dan Mini Lokakarya kampung KB di Desa Asaki, kecamatan Lambuya.   Kabupaten Konawe.

Kepala Dinas PP dan KB Konawe yang di wakilkan oleh Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan,  Yones menuturkan,  kampung KB ini adalah keterlibatan semuah pihak, mulai hubungan masyarakat, pemerintah, camat, OPD sampai tingkat atas, dalam hal ini Bupati Konawe.

Kegiatan itu, kata Yones  tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dari semua pihak, dimana untuk mensukseskan semua program kampung KB, dibutuhkan keterlibatan semua pihak. Jelasnya pada saat memberikan sambutannya.

Mantan Sekcam Lambuya ini juga menjelaskan bahwa program kampung KB yang di bentuk oleh presiden Jokowi, tentunya untuk mendekatkan kepada masyarakat untuk peningkatan kesejatraan masyarakat.

“kampung KB yang di canangkan oleh presiden Jokowi, tentunya untuk mendekatkan masyarakat kepada peningkatan kesejatraan yang di awali oleh keluarga, sehingga ketika keluarga ini sudah sejatera, maka segenap masyarakat indonesia itu akan sejatera seutuhnya,” kata Yones.

Program kampung KB di kecamatan Lambuya ini, Lanjut Yones di tempatkan dua desa yakni desa Asaki dan Desa Watarema, sebagai payung prokjek, agar desa yang lainya dapat meniru.

“Kenapa dikatakan sebagi payung prokjek ketika program ini sudah berhasil, maka kepala desa yang lainnya bisa meniru dari program ini dan bisa mengangarkan dana desanya di program ini demi untuk pemberdayaan masyarakat,”  ungkapnya.

Inti output dari kegiatan ini tutur Yones, ialah perubahan perilaku masyarakat  yang lebih baik untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat seluruhnya.

“Harapannya kepada PJKB pada masyarakat yang mengikuti kegiatan ini agar betul-betul melaksanakan kegiatan agar pembinaan dari pokja ini dapat berhasil dari tugas apa yang harus di lakukan. Karen dukungan dari perintah ini sangat besar,” tutupnya.

 

 Ketgam : Peserta Integrasi Kampung KB di Lambuya
Ketgam : Peserta Integrasi Kampung KB di Lambuya

 

Sementara itu, Camat Lambuya, Jasmin dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur karena antusiasnya masyarakat dalam menghadiri acara integrasi dari Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (PP dan KB) yang di mana dulunya kita kenal Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Kata Jasmin, Dinas PP dan KB ini di Sulawesi Tenggara cuman dua yang tipe A. Yakni Kabupaten Konawe dan Kabupaten Buton. “Integrasi kampung KB ini adalah wujud atau tindak lanjut dari pada program pencanangan kampung KB, karena pembentukan kampung KB ini bukan hanya kegiatan serimonial tetapi ada tindak lanjutnya yang kita buat kegiatan seperti ini,” ungkapnya.

Dikatakannya,  pembentukan  integrasi kampung KB ini tujuannya agar ada campur tangan dari dinas untuk pembangunan dari segala sektor. Maka di bentuklah kelompok kerja (Pokja). Yakni terdiri dari  Ketua, sekretaris dan bendahara.

Dan mempunyai delapan seksi  seperti,

  1. Seksi keagamaan,
  2. seksi sosialisasi/pendidikan,
  3. seksi reproduksi,
  4. seksi ekonomi,
  5. seksi perlindungan,
  6. seksi kasih sayang,
  7. seksi sosial budaya,
  8. seksi pembinaan lingkungan.

Dari kedelapan seksi, Lanjut Jasmin, inilah seksi yang akan mengidentifikasi tugasnya dan mengidentifikasi masalah untuk menggali potensi yang ada di desa, dan di lanjutkan ke pokja kabupaten.

Sementara ituKepala Desa Asaki, Syamsul Jaiz  mengatakan bahwa menyangkut integrasi kampung KB hadir di Desa Asaki sejak tahun 2017, bagaimana memberikan pemahaman terkait tugas dan fungsi masing-masing kader yang ada di desa Asaki khususnya di kampung KB.

“Saya selaku pemerintah desa di tahun 2020 akan memasukan dalam program  dana desa (DD) untuk memberikan insentif bagi kader-kader yang sudah di berikan SK, “ ungkapnya.

Hal ini, Lanjut Jaiz dalam pemberian insentif untuk pemberian motifasi kepada kader dalam pendataan di RT dan di tiap-tiap dusun.

Mantan ketua HMI Konawe menjelaskan  bahwa pemberian insentif ini merupakan program pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam penanggulangan stanting. Ia mengharapkan dalam kegiatan ini masyarakat desa Asaki harus lebih memahami apa isi dari kegiatan kampung KB ini. Bukan hanya yang namanya keluarga berencana tetapi banyak yang menjadi substansi dalam kegiatan istansi integritas.

Untuk diketahui, kegiatan ini di hadiri oleh pemerintah kecamatan Lambuya Jasmin, SE. camat Lambuya, Yones, SE  kepala bidang penyuluhan dan pengerakan kabupaten, kepala desa se-kecamatan Lambuya. (B)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart