, ,

Kajari Konsel Bakal Pangil Sejumlah  Aparat Desa Waworano Terkait Temuan DD

oleh
Ketgam : Kepala Seksi Intelijen Kejari Konsel Syamsu Gunawan,SH
Ketgam : Kepala Seksi Intelijen Kejari Konsel Syamsu Gunawan,SH
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Reporter : Afdal | Editor : Af | Publisher : Iksan


KALOSARANEWS : Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe Selatan bakal memanggil sejumlah aparat dan Badan Permusyawaratan Desa yang menjadi bagian dari tim pelaksana  kegiatan di Desa Waworano Kecamatan Kolono Kabupaten Konawe Selatan, Rabu (9/10/2019).

Berdasarkan data dari  Inspektorat Kabupaten Konawe Selatan saat  melakukan audit, menemukan adanya indikasi temuan atau kelebihan pembayaran terkait pengelolaan dana Desa di Desa Waworano sebesar Lima Puluh Lima Juta juta tujuh ratus ribu rupiah untuk tahun anggaran 2016 sampai 2018 yang tak sesuai dengan Rincian Anggaran Biaya (RAB).

“Kita sudah mengeluarkan surat Sprindik Ops untuk penyelidikan dan kita juga akan memanggil para aparat dan BPD  untuk dimintai keterangan, ” ungkap Syamsu Gunawan,SH Kepala Seksi Intelijen Kejari Konsel.

Lebih lanjut,  pihaknya  juga sudah melayangkan surat kepada inspektorat agar melakukan pemeriksaan ulang karena  adanya laporan dari lembaga  adanya proyek pembangunan bendungan tahun 2015 yang  belum dilakukan pemeriksaan .

“Karena berdasarkan dengan laporan masyarakat yang di sampaikan melalui lembaga laskar Anoa sehingga kami melayangkan surat kepada inspektorat untuk melakukan pemeriksaan ulang yang khusus untuk anggaran pembangunan bendungan, karena yang di maksud oleh laskar anoa ada pembagunan yanh belum diperiksa itu seperti bendungan masuk dalam anggaran tahun 2015, ”

Sehingga pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan inspektorat sembari mengumpulkan keterang dari pihak-pihak terkait baik itu aparat maupun Pemerintah Desa.

“Untuk tahap selanjutnya kita menunggu hasil dari pemeriksaan inspektorat dan kita juga masih mengumpulkan data-data keterang baik dari pihak-pihak terkait maupun kepala desa itu sendiri,”

Olehnya itu, Pria dengan pangkat tiga balok dipundaknya itu meminta kepada masyarakat agar  memberikan kepercayaan kepada pihaknya untuk menangani kasus tersebut

“Biarkan kami bekerja secara profesional dulu karena dalam penanganan ini kita juga mengedepankan asas praduga tak bersalah. Tapikan kita akan memanggil semua untuk mendapatkan keterangan hal tersebut apakah didalamnya ada perbuatan melawan hukum itulah yang menjadi pemeriksaan nya,” tutupnya (B)