,

Polisi Ringkus Kurir Sabu Asal Kendari di Pelabuhan Raha

oleh
Ketgam : Kapolres Muna, AKBP. Debby Asri Nugroho didampingi Kasat Res Narkoba, Iptu. Hamka
Ketgam : Kapolres Muna, AKBP. Debby Asri Nugroho didampingi Kasat Res Narkoba, Iptu. Hamka
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Reporter : Rasyid Suyoto| Editor : Af| Publisher : Admin


KALOSARANEWS :  Kurir sabu lintas kabupaten tak berkutik saat dibekuk Satres Narkoba Polres Muna didalam Kapal MV EXPRES CANTIKA 168 ketika transit di Pelabuhan Nusantara Raha rute Bau-bau – Raha pada Sabtu, 2/11/2019 sekitar pukul 16:15 wita.

Terduga kurir sabu berinisial ST alias PG merupakan warga jalan Diponegoro, Kelurahan Benua-benua Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.

Penangkapan terduga kurir sabu itu berdasarkan informasi jika di dalam Kapal MV EXPRES CANTIKA 168 rute Bau-bau – Raha ada penumpang diduga membawa narkoba jenis sabu yang duduk di ruang VIP.

Saat Kapal sandar, Tim pembasmi narkoba Polres Muna yang dipimpin langsung Kasatres Narkoba, Iptu. Hamka langsung masuk keatas kapal untuk memastikan laporan tersebut.

“Saat kita temukan langsung dilakukan penggeledahan terhadap terduga, ditangan kirinya didapati dua paket kecil yang dililit isolasi warna coklat berisi 26 sachet diduga kristal bening sabu,” Ungkap Kapolres Muna, AKBP. Debby Asri Nugroho didampingi KasatRes Narkoba, Iptu Hamka saat Press Release, Senin, 4/11/2019

Debby mengungkapkan, jika ST sebelumnya diarahakan oleh pria yang biasa dipanggil BOS SAYUR untuk mengambil paket sabu itu dipinggir jalan yang ditempel pada belakang truk di Kelurahan Kemaraya dan kemudian dibuat menjadi 26 bungkus/sachet.

Selanjutnya ST diarahkan oleh BOS SAYUR untuk memgantar barang haram tersebut dengan tujuan  Bau-bau kepada seseorang, namun ketika ST sampai dipelabuhan tak ada yang datang mengambil barang tersebut.

Sehingga BOS SAYUR kembali mengarahkan ST untuk memberikan barang tersebut kepada sesorang saat transit di pelabuhan nusantara raha.

“Dari tangan ST barang bukti yang diamankan berupa, sabu 26 sechet dengan berat 21, 32 gram, 1 hp samsung lipat dan Dompet hitam berisi 1 ATM BRI dan KTP” ungkapnya

Kini ST mendekam dibalik jeruji Polres Muna, Atas perbuatannya ST disangkakan pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkoba

“Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” tandas mantan Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Bali itu. (B)