, ,

Disnaker Konsel : Angka Pengangguran di Konsel Terus Menurun

oleh
Ketgam : Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Konsel, Saala
Ketgam : Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Konsel, Saala
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Reporter : Afdal| Editor : Randa| Publisher : Admin


KALOSARANEWS : Angka pengangguran di Kabupaten Konawe Selatan mengalami penurun, untuk di tahun 2019 berdasarkan catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Konsel jumlah pengangguran di Konsel  sebanyak 2,62 persen dari total jumlah penduduk 336 ribu penduduk.

Penurunan itu berkat  ketersediaan lapangan kerja diberbagai sektor seperti pada sektor pertambangan, perkebunan, pertanian, perikanan, peternakan, dan lainnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Konsel, Saala, ketika di temui di ruang kerjanya, Rabu (6/11/2019). mengatakan bahwa untuk wilayah Konsel masih banyak di dominasi pekerja pada sektor pertanian dan perkebunan serta perikanan. Sedangkan jumlah pengangguran setiap tahunnya mengalami penurunan.

“Angka pengangguran di Konsel ini sebanyak 2,62 persen dari jumlah total penduduk 336 ribu jiwa. Untuk setiap tahunnya, insya Allah mengalami penurunan. Di wilayah Konsel ini lebih banyak di dominasi para pekerja pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan,” kata Saala.

Saala melanjutkan bahwa untuk mengurangi angka pengangguran tersebut, terdapat beberapa langkah dan strategi dari Bupati Konsel yang berkaitan dengan jargonnya, yaitu Desa Maju Konsel Hebat.

“Yakni dengan Desa Maju, Pemerintah Kabupaten Konsel menargetkan hingga tahun 2020 dengan 50 Desa sebagai pusat pertumbuhan atau sebagai Desa Mandiri. Dengan membuat kawasan produksi suatu produk yang menjadi unggulan di desa tersebut serta menciptakan Tenaga Kerja Mandiri (TKM),” lanjut Saala.

Seperti yang terdapat di teluk Kolono dan Tinanggea yang notabene sebagian desa – desanya berada di pesisir pantai, maka yang menjadi produk unggulan dari tempat tersebut yakni sektor perikanan dan hasil laut. Yang sedang di kembangkan pada dua tempat tersebut adalah produksi pengolahan rumput laut yang telah berjalan hingga saat ini.

Sedangkan untuk wilayah lain, seperti pada Kecamatan Laeya, yang di kembangkan yakni pada sektor peternakan. Dan juga pengembangan kawasan produk pada sektor pertanian dan perkebunan di beberapa Kecamatan lainnya yang ada di Konsel.

Hal tersebut sebagai upaya untuk menggenjot dan membuka lapangan pekerjaan dengan pemberdayaan dari masing – masing desa yang memiliki potensi pada sektor yang menjadi pengembangan kawasan produk demi penyerapan tenaga kerja serta mengurangi angka pengangguran.

Dinas Nakertrans Konsel juga telah melakukan pelatihan dan pendampingan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Yang baru – baru ini telah dilakukan oleh BLK yakni dengan mengadakan kursus menjahit, perbengkelan, las, dan otomotif. Tidak hanya sekedar memberikan pelatihan, namun BLK Disnakertrans Konsel ini juga melakukan pendampingan bahkan sampai dengan permodalannya.

“Jadi kami telah melakukan pelatihan untuk menciptakan tenaga kerja mandiri tersebut, lewat Balai Latihan Kerja. Baru – baru ini pelatihan menjahit, perbengkelan, las dan otomotif. Tidak hanya pelatihan saja, tapi kita juga melakukan pendampingan agar mereka benar – benar bisa mandiri. Dan memberikan bantuan peralatan. Bahkan kita bantu juga permodalannya lewat KUR atau pinjaman lunak lainnya,” tutup Saala. (B)