BPBD: Jumlah Petugas Penanganan Korban Bencana di Konsel Masih Sangat Terbatas

oleh
Ketgam : Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Konsel, Sumartono
Ketgam : Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Konsel, Sumartono

Reporter : Afdal| Editor : Randa | Publisher : Iksan


KALOSARANEWS : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara mengaku masih memiliki jumlah petugas penanganan korban bencana yang sangat terbatas. Hal ini diungkapkan Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Konsel, Sumartono. Senin (18/11/2019).

” Untuk jumlah personel kita sendiri masih sangat kurang, hanya berada di sekitar  20 orang lebih petugas,” ungkap Sumartono

Jika dilihat dari luas wilayah Konawe Selatan yang begitu besar, lanjut Sumartono. Dengan memiliki kurang lebih 20 personel maka upaya penangan korban bencana dipastikan akan terbatas.

“BPBD Konsel sendiri kendala yang dialami akibat luasan wilayah Konsel yang sangat luas ditambah jumlah personil yang sangat kurang,”

Meski demikian, namun pihaknya telah berupaya membentuk Kelompok Siaga Bencana (KSB) pada tingkat Kecamatan dan Desa sebagai petugas penangan korban bencana yang siap siaga apabila terjadi bencana di Kecamatan ataupun di Desa.

Selain membentuk KSB, Sumartono juga mengaku telah memberikan pelatihan teknis lapangan penangan Korban Bencana kepada KSB dan Relawan dalam rangka mengembangkan kapasitas petugas dilapangan.

” Kita juga memberikan  pelatihan teknis lapangan penanganan korban bencana yang tak lain untuk mengembangkan kapasitas petugas di lapangan khusus petugas BPBD dan Kelompok siaga yang berada di desa dan Kecamatan serta para relawan,”

Olehnya itu dirinya berharap, melalui kegiatan-kegiatan pelatihan yang sudah dilaksanakan oleh BPBD. Kelompok Siaga Bencana, Relawan dan Petugas  mampu mengembangkan ilmu-ilmu yang diperoleh melalui kegiatan pelatihan tersebut. Sehingga  saat terjadi bencana alam baik itu banjir, longsor dan bencana apapun mereka bisa mempraktekkan langsung.

” Kita berharap  terkhusus kepada Kelompok siaga bencana yang berada di kecamatan dan Desa, sebelum BPBD turun melakukan evakuasi minimal mereka jauh lebih dulu melakukan evakuasi mandiri,” tutupnya (B)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart