, , , ,

Balita di Konsel Dianiaya Hingga Mengalami Luka Bakar

Ketgam : Kanit Reskrim Polsek Landono saat berhasil meringkus pelaku penganiaya balita.
Ketgam : Kanit Reskrim Polsek Landono saat berhasil meringkus pelaku penganiaya balita.
  •  
  •  
  •  

Reporter : Afdal | Editor : Randa | Publisher : Iksan


KALOSARANEWS ; Sungguh malang nasib yang di alami balita bernama  Sari Rahmadani ( 1 Tahun 4 Bulan)  perempuan, yang merupakan warga Desa Toluwonua Kecamatan Mowila, Konsel.

Sari yang masih berusia balita itu. Harus merasakan rasa kesakitan yang sangat luar atas tindak penganiayaan yang dilakukan Herman (34 tahun)   dengan cara memanasi besi kemudian menempelkannya di kedua telapak kaki sari.

Tak sampai disitu saja, Herman dengan tindakan brutalnya mengambil potongan bambu lalu memukuli korban pada bagian tubuhnya hingga korban mengalami luka terbakar atau melepuh pada bagian kedua telapak kakinya serta luka memar pada bagian paha dan punggung korban.

Kapolsek Landono, Iptu Agus Darmanto melalui Kanit Reskrim Polsek Landono, Bripka Alfret Langgorey menceritakan. pada Selasa (26/11/2019) sekira pukul 10:30 wita di Desa Toluwonua, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan, Nanianti suami dari pelaku (Herman) yang juga merupakan Nenek Kandung Korban (Sari Rahmadani red) pergi melayat. Rabu, (27/11/2019)

Kemudian, korban (Sari Rahmadani red) dititipkan kepada tetangganya bernama Rita. setelah Naniati  berangkat, kemudian Herman  yang tak lain adalah suami dari Naniati datang menjemput korban.

Setelah berhasil membawa korban, yang tak lain dari cucu istrinya sendiri,  kemudian Sari dibawah ke rumahnya lalu  menganiaya korban dengan cara memanasi besi kemudian menempelkannya di kedua telapak kaki korban.

” Jadi setelah dia menempelkan besi di kedua telapak kaki korban, Pelaku  kemudian mengambil potongan bambu lalu memukuli korban pada bagian tubuhnya hingga korban mengalami luka terbakar atau melepuh pada bagian kedua telapak kakinya serta luka memar pada bagian paha dan punggung korban,”

Atas kejadian tersebut, lanjut  Alfret.  Nenek korban melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Landono pada tanggal 26 November 2019.

” Setelah kita menerima laporan tersebut lalu pelaku kita amankan di Desa Toluwonua, Kecamatan Mowila,”

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. kini Herman harus mendekam di jeruji Mapolsek Landono dengan pasal yang disangkakan berdasarkan  undang-undang perlindungan anak dan atau penganiayaan Pasal 80 ayat (1),(2) jo pasal 76C UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan UU no. 17 thn 2016 tentang perubahan kedua atas UU NO. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 351 Ayat (1) kuhpidana dengan masa kurungan pidana 3 sampai 5 tahun. (B)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co