, ,

Konawe, Konsel dan Kota Kendari Keciprat SHAT dari Pemprov Sultra

Ketgam : saat menyerahkan sertifikat pada pemilik
Ketgam : saat menyerahkan sertifikat pada pemilik
  •  
  •  
  •  

Reporter : Hendra, Editor : Armin, Publisher : Iksan


KALOSARA NEWS: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerahkan 1000 Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) milik warga di tiga kabupaten diantaranya Kabupaten Konawe sebanyak 100 sertifikat, Kota Kendari 800 sertifikat dan Konawe Selatan (Konsel) 100 sertifikat.

Asisten II Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Setda Sultra, Suharno menuturkan, saat ini Sultra sedang dalam semangat – semangatnya melaksanakan pembangunan yang membutuhkan lahan atau sebidang tanah. Olehnya itu tanah harus dikelola secara tepat dan bijaksana. Semua aset yang dimiliki oleh masyarakat, pemerintah, maupun badan hukum lainnya harus memiliki kepastian hukum, baik objek, subyek ataupun hubungan hukum lainnya.

 

Ketgam : saat menyerahkan sertifikat pada pemilik
Ketgam : saat menyerahkan sertifikat pada pemilik

“Kita memiliki luas wilayah daratan 3.8 Juta Ha. Dari luas itu 61% adalah kawasan hutan sisanya sekitar 1.2 Juta Ha adalah Area Penggunaan Lain (APL), saya sangat mengapresiasi BPN Sultra yang telah mendaftarkan semua bidang tanah di wilayah APL melalui berbagai kegiatan, salah satunya melalui sistem Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),” lanjutnya.

Dengan program PTSL Gubernur Sultra, H. Ali Mazi, SH yang diwakili Asisten II Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Setda Sultra, Suharno mengatakan, saat ini Sultra sedang dalam semangat – semangatnya melaksanakan pembangunan yang membutuhkan lahan atau sebidang tanah. Olehnya itu tanah harus dikelola secara tepat dan bijaksana. Semua aset yang dimiliki oleh masyarakat, pemerintah, maupun badan hukum lainnya harus memiliki kepastian hukum, baik objek, subyek ataupun hubungan hukum lainnya.

Dikatakannya, Sultra memiliki luas wilayah daratan 3.8 Juta Ha. Dari luas itu 61% adalah kawasan hutan sisanya sekitar 1.2 Juta Ha adalah Area Penggunaan Lain (APL),

“Saya sangat mengapresiasi BPN Sultra yang telah mendaftarkan semua bidang tanah di wilayah APL melalui berbagai kegiatan, salah satunya melalui sistem Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),”kata Suharno di lapangan Benua-benua, Senin 09/12/2019.

Menurut Suharno, program PTSL dari pemerintah pusat Sultra menjadi provinsi terdepan dalam mewujudkan provinsi yang tanahnya lengkap terdaftar tahun 2025.

Suharno mengimbau kepada seluruh bupati dan walikota untuk berperan aktif dalam melaksanakan program tersebut, terutama keterlibatan kelurahan dan desa dalam melakukan penyuluhan pengumpulan data fisik dan yuridis.

“Saya minta bupati dan walikota buat tim pendamping bersama BPN kabupaten/kota untuk mendata masyarakat yang akan mendaftarkan tanahnya,” minta Suharno. (B)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co