Pemkab Koltim Ajak Petani Menggunakan Pestisida Nabati dan Pupuk Organik

Ketgam. Lazky Paemba, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan Koltim,
Ketgam. Lazky Paemba, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan Koltim,
  •  
  •  
  •  

Reporter : Utha | Editor : Armin | Publizer : Iksan


KALOSARA NEWS : Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) melalui Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan setempat mengajak para petani untuk mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk berbahan kimia. Sebagai gantinya petani di minta menggunakan pupuk berbahan organik. Selain memiliki biaya murah penggunaan pupuk organik mampu meningkatkan jumlah produktifitas pertanian dan menjaga unsur tanah tetap subur.

Untuk mewujudkan penggunaan pupuk organik secara massal di Koltim. Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan setempat memberikaan pembinaan kepada 30 petani dan 8 penyuluh pertanian di aula BPP Tirawuta dan bekerja sama dengan balai besar pelatihan batang Kaluku (Kelapa) selama tiga hari, 27-29 february 2020.

Pelatihan tersebut guna memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para petani untuk membuat pupuk organik ramah lingkungan dari sumber daya hayati yang banyak terdapat di lingkungan sekitarnya.

” Selain teori, peserta ini akan di ajarkan cara membuat pupuk organik secara langsung, ” kata Lazky Paemba Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan Koltim, kamis 27/02/2020.

iLUSTRASI : Pemkab Koltim Ajak Petani Menggunakan Pestisida Nabati dan Pupuk Organik
Ilustrasi : Pemkab Koltim Ajak Petani Menggunakan Pestisida Nabati dan Pupuk Organik

Untuk itu sambung Lazky, pelatihan selama tiga hari ini di harapak petani dan penyuluh ini dapat menyerap edukasi terkait penggunaan dan pembuatan pupuk organik ini. Sehingga setelah kegiatan ini bisa langsung di aplikasikan ke wilayah masing-masing. ” Kita harapkan setelah kegiatan ini, ada daya saing yang tercipta dan turut mengajak semua petani di 12 kecamatan agar menggunakan pupuk organik.” harap Lazky.

Selain pemanfaatan sumber daya hayati, petani dan penyuluh juga akan di berikan pemahaman terkait penggunaan pestisida nabati karena dapat mengatasi berbagai jenis hama tanaman.

Ada pun bahan pestisida nabati itu di antaranya menggunakan bawang putih, serai wangi, daun nimba, mindi, petai cina, bernuk, dan gadung. Penggunaan pestisda nabati cukup ditumbuk dan dicampurkan dengan air untuk kemudian disemprotkan ke tanaman.

“Sustainabel agriculturel bisa kita jamin tercipta di Koltim, serta produk yang di hasilkan petani benar-benar aman dan sehat dalam artian tidak mengandung residu Kimia (sisa bahan kimia),” terang Lazky. (Adv)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co