Defisit Anggaran, Gaji ASN Konsel Telat Dibayarkan

oleh
Ketgam : Sahlul saat menjelaskan keterlambatan pemabayaran Gaji ASN Konsel pada RDP dengan DPRD Konsel
Ketgam : Sahlul saat menjelaskan keterlambatan pemabayaran Gaji ASN Konsel pada RDP dengan DPRD Konsel

Reporter : Akbar Pridiansyah | Editor : Armin | Publizher : Iksan


KALOSARA NEWS : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemda Konsel terkait realisasi pembayaran gaji ASN pada Februari yang terlambat dibayarkan. RDP ini  dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Armal bersama Wakil Ketua II DPRD Senawan Silondae, A.Md serta dihadiri oleh 23 anggota DPRD Konsel.

Wakil Ketua DPRD Armal membuka RDP dengan langsung mempertanyakan alasan pemerintah daerah sehingga realisasi gaji bagi ASN Konsel bisa terlambat. “Diharapkan Kepala Dinas Keuangan Daerah dapat menjelaskan penyebab keterlambatan pembayaran gaji bagi ASN dibulan Februari lalu,”kata Armal seraya mempersilahkan Kadis Keungan untuk menjelaskan.

Ketgam : Anggota DPRD Konsel tengah mengikuti RDP soal keterlambatan Gaji ASN
Ketgam : Anggota DPRD Konsel tengah mengikuti RDP soal keterlambatan Gaji ASN

Mendapat kesempatan, Kadis Keuangan Dr. Sahlul menjelaskan penyebab keterlambatan pembayaran gaji ASN Konsel diakibatkan devisit anggaran pada tahun 2019. “ini karena pada tahun 2019 terjadi devisit sehingga dilakukan pembiayaan dahulu. Dibulan Januari harus dibayar 30 M dan sisanya diselesaikan dibulan Februari, jadi kendalanya tidak berimbangnya uang masuk dan uang keluar karena hampir semua kegiatan berpusat di bulan Januari,” jelas Sahlul.

Menanggapi penjelasan Sahlul, Ketua Komisi I DPRD, Nadira SH berharap agar kondisi tersebut tidak terjadi lagi dibulan-bulan berikutnya. “Diharapkan permasalahan yang ada bisa segera diselesaikan karena kami tidak inginkan untuk setiap bulan yang dipermasalahkan keterlambatan gaji,” sangga Nadira.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kab. Konsel, Herman Pambahako tidak sepakat dengan penjelasan dari Kepala Dinas keuangan, menurutnya keterlambatan gaji ini mungkin disebabkan karena tata kelola keuangan yang lemah sehingga tidak meyakini akan berjalan normal di bulan Maret mendatang.

Ketgam : Anggota DPRD Konsel

Menanggapi hal itu, Sahlul kembali menegaskan bahwa keterlambatan gaji bukan karena tata kelola keuangan yang lemah namun terkait dengan Simral yang memang agak berat yang pada akhir tahun 2019 yang dimana semua OPD harus menyiapkan laporan neraca keuangan secara online. “Insyaallah sebelum tanggal 10 Maret bulan ini sudah normal kembali keuangan daerah,” janji Sahlul.

Untuk diketahui, saat RDP di hadiri oleh 22 anggota DPRD Konsel diantaranya yaitu Nadira,SH , Tasman Lamuse,SE , Herman Pambahako,SH , Hj. Hasmawati,SE , Sutiono , S.Ip, Budi Sumantri , Wawan Suhendra, Erman,SE , Andi Achmad,S.Sos , Marwan , I Gusti Putu Wibawa,SE , Ardin,S.Pd , Butomo Lubis , Achmad Arno Silondae , Ir. H. Aharis , Djuharuddin,S.Si.,M.Si ,  Hj. Suriani , Hj. Yuliyati,S.Si , Udin Saputra, S.Ip , Muh. Taufik Mansyur, SH.,MH , Mbatono Suganda , Muh. Yusri, SE.,M.Si , Ahmad Muhaimin, S.Pdi, S.KM., M.Pd .

Sementara dari Pemda Konsel yakni, Pemerintah Daerah hadir Asisten III DR. Hj. Marwiyah Tombili, Staf Ahli Bupati Muh. Hasrah, Kepala BKAD DR. Sahlul, SE.,M.Si Kepala Bappeda Ichsan Porosi,ST.,M.TP,  Mutakhir Hidayat Kabid Infraswil Bappeda.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart