Oknum Kades di Lambuya Aniaya Warganya

oleh
Ilustrasi pemukulan
Ilustrasi pemukulan

KALOSARA NEWS : Oknum kepala desa di Kecamatan Lambuya Kabupaten Konawe aniaya warganya, karena tidak terimah saat ditegur sedang karaoke dengan kawan-kawannya.

“Saya pulang dari sholat isa belum nyanyi. Saya ganti baju. Pergi sama teman kerja pematang di sawah. Cerita- cerita disana. Karena sudah jam 9 saya pamit pulang ke rumah. Sampai di rumah kasih masuk motor ku. Itu  Pak desa mulai mi nyanyi teriak teriak. Pas saya mau baring tidur istriku bilang ini anak mu menangis terus karena terganggu. Juga lagi sakit,” kata A inisial korban pemukulan.

Lanjut A, istriku pun meminta untuk menegur kepala desa dimaksud yang sementara karaoke di meubelnya yang bersebelahan dengan rumah. begitu ditegur justru kepala desa itu malah maki-maki dengan kata-kata yang kurang senono.

“Saya sebelumya sudah pernah kelur tegur. Malah saya di maki-maki. Tapi saya diam dan tetap sabar. Terus tadi malam saya bangun pukul dinding kamar saya. Supaya mereka mengerti bawah saya dan keluarga saya terganggu,” jelas A. Rabu malam, 01/04/2020.

Setelah pukul dinding, kepala desa malah melempar dinding rumah, dengan kembali mengeluarkan kata kata tidak pantas dengan mengatakan bahwa dia tidak dihargai. Setelanya itu kepala desa malah menghampiri rumah.   “Kamu kurang ajar kamu tidak hargai saya,” kata pak desa yang diceritakan korban.

Korban pun  mengintip  lewat lobang papan,  pak desa mengambil ambil kayu. Lalu berputar mengarah depan pintu. Pas mau buka pintu istiku larang. Nanti dia yang buka pintu.

“Pas istriku buka pintu pak desa langsung melempar pake potongan kayu. Kearah saya. Juga  langsung memukul pipi bagian kiri saya,” kata A.

Kata A, begitu pak desa mau pukul dirinya yang kedua kali, ia pun menepis tamparan, pak desa lalu mundur dan terpleset, karena mungkin lagi kedaan mabuk.

“Pukulan yang ke dua kali saya tangkis. Pas dia mundur dia terjatuh terpeleset karena licin. Dan memang pak desa itu dalam keadaan mabok. lalu dia berdiri melempar pake batu kearah saya untung saya menghindar. Pas saya mau memukul teman-teman minumnya datang tangkap saya,” ungkap A dalam rilisnya.

Atas kejadian itu, korban pun langsung mendatangi Mapolsek Lambuya sekitar jam 9 malam guna untuk melaorkan kejadian itu.

“Pada  saat saya melapor saya diterima oleh anggota polisi yang sementara piket, semua keterangan saya sudah berikan, juga sudah di visum, abhakan istri saya juga sudah dimintai keterangan. Saya berharap agar kasus ini di usut tuntas oleh pihak yang werwajib.” harap A. (***)


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart