Akibat Covid-19, Kuota PTSL BPN Koltim Berkurang 65 Persen

oleh
Ketgan. Kepala BPN Koltim M. Rahman
Ketgan. Kepala BPN Koltim M. Rahman

Reporter : Utha | Editor : Rj | Publizher : Iksan


KALOSARA NEWS : Kuota Pengukuran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terjadi pengurangan sekitar 55 persen tahun ini. Hal tersebut akibat dampak dari mewabahnya Virus Corona Disease.

Mulanya, kuota PTSL di daerah ini sebanyak 5000 bidang tanah untuk 24 desa, namun akibat virus corona kuota tersebut di kurangi menjadi 2233 bidang tanah.

” Hasil revisi BPN pusat akibat Covid-19, terjadi pengurangan PTSL di seluruh BPN Kabupaten. Untuk BPN Koltim sendiri dari target 5000 di kurangi menjadi 2233 bidang untuk 16 desa yang mulanya 24 desa. Sampai saat ini masih ada petugas pengukuran yang bekerja di lapangan dengan standar protokol kesehatan, ” kata Kepala BPN Koltim M. Rahman, saat di temui beberapa waktu lalu.

Tidak hanya PTSL yang mengalami pengurangan target, progran Redis pun juga ikut berdampak. Awalnya BPN Koltim mendapat kouta 2000 bidang, namun hasil revisi BPN Pusat kini menjadi 1000 bidang untuk 8 desa atau kurang 50 persen.

Dari jumlah target pengukurang PTSL dan Redis tersebut, M. Rahman mengaku bahwa sebagian lahan sudah ada yang selesai di cetak sertipikat tanahnya, namun untuk melakukan pembagian sertipikat ke warga, pihak BPN masih menunggu rampung semua lahan tersertipikat.

” Sudah ada beberapa yang sudah tercetak, tapi belum di bagikan kemungkinan akan menunggi yang lain. Di mungkinkan juga pembagian akan di lakukan door to door jika wabah ini masih berlanjut, ” terang mantan kepala BPN Wakatobi ini.

 Ketgan. Kepala BPN Koltim M. Rahman

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart