Unjuk Rasa Menolak 500 TKA China Berakhir Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

oleh
Ketgam : massa aksi berhamburan saat polisi mengeluarkan gas air mata
Ketgam : massa aksi berhamburan saat polisi mengeluarkan gas air mata

Reporter : Taufic, Editor : Rj, Publisher : Iksan


KALOSARA NEWS : Aksi jilid dua penolakan kedatangan 500 TKA China gelombang kedua terjadi rusuh antara pihak kepolisian dengan massa aksi.

Polisi terpaksa mengeluarkan gas air mata untuk merusak blokade massa aksi yang mulai panas akibat tak di izinkan masuk dalam bandara Haluoleo.

Aksi baku lempar tersebut berlangsung hingga 10 menit dan membaik setelah masaa aksi berdiskusi langsung dengan pihak kepolisian.

Aksi tersebut di gelar mulai dari jam 8 pagi hingga jam 9 malam masih berlanjut sampai tiba suasana aksi semakin memanas di lokasi pada jam 9.25 malam.

100 massa aksi yang menggelar unjuk rasa tergabung dalam Aliansi Organisasi Ekstra Kampus antara lain, Mahasiswa IAIN Kendari, PMII, HMI, KAMMI, OASIS, IMM, dan Tamalaki.

Hendra Setiawan selaku jendral lapangan mengatakan, penolakan tegas atas kedatangan TKA China gelombang ke dua ini, karna melihat regulasi yang melarang kedatangan TKA ke daerah yang masih dalam zona merah.

Dikatakannya, Massa aksi hanya meminta transparansi atas kedatangan TKA China dan meminta keadilan kepada pihak pemerintah khususnya Gubernur Sultra.

“Kami tidak menolak atas investasi, tapi kami hanya minta transparansi dan regulasi yang jelas dari pemerintah,” kata Hendra aktivis HMI Cabang Kendari ini.Selasa, 30 Juni 2020

Adapun titik aksi dimulai dari gerbang Ranometo menuju ke Bandara Haluoleo. Dalam aksi di kawal ketat oleh pihak kepolisian. Hingga berita ini terbitkan, aksi penolakan masih berlangsung.

Perlu diketahui, aksi ini berbeda dengan aksi sebelumnya dalam hal pengamanan.
Dan pada aksi hari ini Polwan ikut dalam mengawal aksi jilid dua tersebut.


 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart