Pengumuman Calon TKL VDNI dan OSS Gelombang Kedua Batal, Ini Alasannya

oleh
Ketgam : Kabag Humas Setda Konawe, Sukri Nu
Ketgam : Kabag Humas Setda Konawe, Sukri Nu

Editor : Rj | Publizher : Iksan


KALOSARA NEWS : Sejak adanya MoU antara Pemerintah Daerah Konawe dengan PT. VDNI dan OSS soal perekrutan Tenaga Kerja Lokal diambil alih oleh Pemda Konawe. Para pelamar kerja diwajibkan untuk menyetor berkasnya di Pemda tanpa melalui lagi kedua perusahaan tambang tersebut.

Baru baru ini Pemda Konawe baru saja membatalkan pengumuman, karena dalam pengumuman berkas gelombang kedua itu ada berkas titipan yang tidak diverifikasi oleh Pemda Konawe. yang di setor melalui perusahaan.

Ketgam : pengumuman ini di batalkan
Ketgam : pengumuman ini di batalkan

Kabag Humas Setda Konawe, Sukri Nur menuturkan kalau yang pengumuman berkas gelombang kedua itu jumlahnya 771 yang akan diterima, tetapi dari berkas yang Pemda sorong ke VDNI dan OSS ada yang tidak syarat, seperti ada berkas TKL yang disetor melalui perusahaan.

“Yang jelasnya tidak ada pengurang kuota, yang ada calon TKL yang setor berkasnya di dua perusahaan bukan melalui Pemda, kita keluarkan lalu di gantikan calon TKL yang berkasnya di kumpul di gedung Wekoila,” kata Sukri.

Jadi lanjut Sukri, untuk pengumuman gelombang kedua ini yang tadinya berjumlah 771 berkas menjadi 803 berkas. Jadi ada penambahan.

Sukri menjelaskan mengapa pengumuman gelombang kedua dibatalkan, dikatakannya selama ini ada tim yang komunikasi ke VDNI dan OSS.

“Jadi data disini di kirim ke VDNI dan OSS, disana kemudian di verifikasi ada yang digugurkan atau di loloskan, kemudian hasil verifikasi perusahaan di kembalikan ke Pemda, jadi pada saat data dikirim kesini (Pemda) ada data yang ikut,
yang itu berkasnya tidak diverifikasi oleh Pemda, itu sangat tidak adil,” jelas Sukri. Rabu, 29/07/2020.

Ditambahkannya, yang mereka umumkan untuk devisi Dum truck agenda pemanggilannya untuk tes selanjutnya tetap tanggal 30 /07/2020 hingga tanggal 1-2 Agustus 2020. Sedangkan untuk devisi lain juga di awal Agustus.

“Kenapa cepat di umumkan sekarang, supaya ada kesiapan mengurus rapid test,” kata Sukri, seraya berkata pengumuman gelombang kedua batal, seraya menunggu perbaikan.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
Kalosara News | Be Your Smart