Uang Perjalanan Belum Dibayar, Dewan Konawe Malas Berkantor

Gedung DPRD Konawe yang terlihat kosong meski di jam kerja
Gedung DPRD Konawe yang terlihat kosong meski di jam kerja
  •  
  •  
  •  

Reporter : Rj | Editor : Armin | P{ublzher : Iksan


KALOSARA NEWS : Sebagai bentuk protes anggota DPRD Konawe terhadap pemerintah Daerah yang sering Lalai membayar dana perjalanan. Sejumlah anggota DPRD Konawe jarang masuk kantor.

Berdasarkan  pantauan wartawan media ini, belakangan kantor wakil rakyat tersebut kerap sepi dari aktivitas. Gedung rakyat tersebut nanti terlihat ramai ketika ada agenda rapat paripurna dewan.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Konawe Hj Murni Tombili saat ditanya soal kehadiran anggota DPRD tersebut, ia menuturkan bahwa alasan anggota malas berkantor dikarenakan hak-hak mereka selalu diabaikan. Meski sebagai ketua BK sering ia menegur para anggota DPRD yang malas berkantor itu. “Saya sudah tegur mereka, tapi mereka beralasan gara-gara dana perjalanan selalu terlambat dibayarkan,” ungkap Politisi PDIP ini, Jumat (9/10/2020).

Meski demikian lanjut dia, alasan tersebut tidak rasional. Namun, selaku ketua BK dirinya tidak dapat berbuat banyak. Pasalnya, hingga saat ini dirinya tidak memiliki bukti kuat terhadap anggota yang sering lalai dalam menjalaskan tugas. “Saya sudah koordinasi langsung dengan pak Ketua DPRD. Beliau diproses saja jika ada bukti kuat. Bukti apa, absensi saja sampai saat ini tidak ada. Jadi mamang susah dan serba salah,” keluhnya.

Lebih lanjut Hj Murni Tombili menuturkan bahwa, sebagai wakil rakyat, anggota DPRD wajib menjalankan tugas yang diamanahkan dengan hadir setiap hari di kantor. Karena kata dia, anggota DPRD berkantornya di Kantor DPRD bukan di rumah atau di lapangan.”Masuk jam sembilan, pulang jam 4 sore sesuai tatib kita waktu periode 2014 – 2019. Kalau Tatib sekarang saya belum tahu, belum saya lihat,” ujarnya.

Dikatakan, jika ada anggota Dewan tidak masuk kantor dengan alasan dia di lapangan, tiap hari temui konstituen itu tidak benar. Karena kata dia, anggota DPRD tidak bisa menjalankan tugas sendiri -sendiri, selalunya kolektif (Komisi).,”Tugas lapangan itu harus secara bersama-sama. Misalnya kunjungan lapangan itu semua anggota Komisi bukan perorangan. Jadi tidak benar kalau ada yang beralasan seperti itu,” bebernya.

Selaku Ketua BK, Hj Murni Tombili mengajak semua anggota DPRD Konawe untuk mengembang amanah rakyat dengan sebaik-baiknya. “Masyarakat sudah memberikan hak suaranya kepada kita. Tugas kita sebagai anggota DPRD yaitu menjalankan amanah tersebut sebaik-baiknya dengan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi mereka,” pungkasnya. Diketahui, anggota DPRD Konawe berjumlah 30 orang


Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co