22 Siswa PKBM Rutan II Unaaha Jalani Ujian Paket C

Keterangan Gambar : Kepala Rutan Unaaha Herianto bersama Ketua PKBM dan Kasubsie pelayanan tahanan Supriono saat bersama WBP/foto. Doc. Humas Rutan II B Unaaha
Keterangan Gambar : Kepala Rutan Unaaha Herianto bersama Ketua PKBM dan Kasubsie pelayanan tahanan Supriono saat bersama WBP/foto. Doc. Humas Rutan II B Unaaha

KONAWE – 22 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Unaaha mengikuti Ujian Paket C di aula pertemuan rutan Unaaha Ju’mat 25 Maret 2022.

Ujian dilaksanakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rutan Unaaha yang di jadwalkan dari 25 sampai 29 Maret 2022.

Ujian dibuka langsung oleh Karutan Unaaha , Herianto yang didampingi oleh ketua PKBM sekaligus Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Unaaha, Supriono.

 

Keterangan Gambar : Kepala Rutan Unaaha  Herianto bersama Ketua PKBM dan Kasubsie pelayanan tahanan Supriono saat bersama WBP/foto. Doc. Humas Rutan II B Unaaha
Keterangan Gambar : Kepala Rutan Unaaha
Herianto bersama Ketua PKBM dan Kasubsie pelayanan tahanan Supriono saat bersama WBP/foto. Doc. Humas Rutan II B Unaaha

Dalam sambutannya Herianto mengatakan sebagai salah satu tempat pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan yang notabene memiliki permasalahan dengan hukum, Rutan tidak akan membatasi hak-hak para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk memperoleh pendidikan.

Di tempat yang sama Supriono selaku Ketua PKBM dan Kasubsie pelayanan tahanan mengatakan

“ini adalah bagian dari upaya kami memenuhi hak pendidikan bagi WBP sehingga nanti siap untuk diterima kembali di masyarakat dan bisa mencari kerja di luar nanti atau bahkan bisa berkuliah karna ijazah paket C ini diakui oleh negara,” kata Supriono.

Sementara itu, kata Ruslan yang merupakan warga binaan. Pihaknya sangat terbantu dengan adanya PKBM di rutan. Meskipun dia tenga melaksanakan hukuman, tetapi dia masih memperoleh pendidikan.

 

Siswa PKBM Rutan Unaaha saat mengikuti Ujian Akhir Paket C
Siswa PKBM Rutan Unaaha saat mengikuti Ujian Akhir Paket C

“Senang bisa ikut ujian, walaupun penuh soalnya suah tapi saya tetap serius ngerjainnya,” kata Ruslan yang merupakan salah satu Warga Binaan kasus perlindungan anak dibawah umur.

error: Hak Cipta dalam Undang-undang