Puluhan Pelajar Mengalami Penyiksaan Serupa yang Dialamai Warga Rohingnya

Ketgam : Teatrikal Pelajar SMA Negeri 1 Ladongi di sepanjang jalan dalam mengikuti pawai taaruf memerihkan tahun baru islam di Kabupaten Kolaka Timur Kamis,(21/09/2017)foto-Irwandar
Ketgam : Teatrikal Pelajar SMA Negeri 1 Ladongi di sepanjang jalan dalam mengikuti pawai taaruf memerihkan tahun baru islam di Kabupaten Kolaka Timur Kamis,(21/09/2017)foto-Irwandar

KABUPATEN KOLAKA TIMUR -SULAWESI TENGGARA

KALOSARA NEWS :Puluhan Pelajar dari Sekolah Menenga Atas Negeri  1 Ladongi, Kecamatan ladongi Kabupaten Kolaka Timur mendadak mengalami penyiksaan serupa seperti halnya yang dialami oleh masyarakat di negara bagian barat Rakhine, Myanmar. 

Penyiksaan yang di alami oleh pelajar tersebut merupakan teatrikal warga etnis Rohingya yang sedang melarikan diri ke tempat pengungsian.

Ketgam : Teatrikal Pelajar SMA Negeri 1 Ladongi di sepanjang jalan dalam mengikuti pawai taaruf memerihkan tahun baru islam di Kabupaten Kolaka Timur Kamis,(21/09/2017)foto-Irwandar
Ketgam : Teatrikal Pelajar SMA Negeri 1 Ladongi di sepanjang jalan dalam mengikuti pawai taaruf memerihkan tahun baru islam di Kabupaten Kolaka Timur Kamis,(21/09/2017) foto-Irwandar Kalosara News

Teatrikal dalam rangka menyambut tahun baru islam 1439 H/2017m yang di pergakan oleh pelajar mendapat sambutan baik dari penonton yang ikut menyaksikan pagelaran itu

Peringataan tahun baru islam ini di rangkaikan dengan pawai  taaruf melibatkan masyarakat di 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kolaka Timur.

Pawai taaruf Star dari Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta sekira pukul 08 : 30 siang dan finish di Kecamatan Ladongi yang jaraknya hingga 27 Km.

Ketgam : Peserta Teatrikal saat menunjukan kalender save rohingnya pada wartawan media Ini/Foto-Irwandar Kalosara News

Berbagai pernak pernik nuansa islam di pertontonkan oleh peserta pawai taaruf ini, mulai dari teatrikal perduli rohingnya hingga mobil yang telah di hias masjid.

Reporter : Irwandar

Editor : Redaksi

error: Hak Cipta dalam Undang-undang