Bupati Konawe Resmikan Cathlab Jantung dan PICU di RSUD Konawe, Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat

Penulis : Hijrah
banner 120x600
DENGARKAN SUARA

Bupati Konawe, Yusran Akbar meresmikan layanan Cathlab Jantung dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) di RSUD Konawe, Selasa (22/1/2026). Peresmian dua fasilitas medis tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Konawe dan wilayah sekitarnya.

Acara peresmian berlangsung di lingkungan RSUD Konawe dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tenaga medis, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta masyarakat. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta peninjauan langsung fasilitas Cathlab dan ruang PICU oleh Bupati Konawe bersama rombongan.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Yusran Akbar menyampaikan bahwa pengadaan fasilitas Cathlab Jantung dan PICU merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas bagi masyarakat.

Menurutnya, selama ini banyak pasien penyakit jantung maupun pasien anak dengan kondisi kritis yang harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah karena keterbatasan fasilitas medis di daerah.

“Dengan hadirnya fasilitas Cathlab Jantung dan PICU di RSUD Konawe, masyarakat kini dapat memperoleh pelayanan medis yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas tanpa harus dirujuk jauh ke luar daerah,” ujar Yusran.

Ia menambahkan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Konawe terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang optimal.

Selain menghadirkan fasilitas medis modern, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, termasuk tenaga dokter spesialis dan tenaga medis lainnya.

Yusran berharap agar seluruh tenaga medis di RSUD Konawe dapat memanfaatkan fasilitas yang ada dengan sebaik-baiknya serta terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Fasilitas yang baik harus diiringi dengan pelayanan yang maksimal. Oleh karena itu saya berharap seluruh tenaga medis dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” tambahnya.

Peresmian Cathlab Jantung dan PICU ini juga menjadi bagian dari upaya menjadikan RSUD Konawe sebagai rumah sakit rujukan regional yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Konawe dan daerah sekitar.

Sementara itu, Direktur RSUD Konawe dr. H. Romi Akbar menjelaskan bahwa fasilitas Cathlab merupakan teknologi medis yang digunakan untuk melakukan diagnosis dan tindakan intervensi pada pasien dengan gangguan jantung dan pembuluh darah. Dengan adanya fasilitas ini, tenaga medis dapat melakukan prosedur seperti kateterisasi jantung untuk mendeteksi penyumbatan pembuluh darah secara lebih akurat.

Keberadaan Cathlab di RSUD Konawe diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien penyakit jantung yang membutuhkan tindakan medis segera, sehingga dapat menurunkan risiko komplikasi maupun angka kematian akibat penyakit jantung.

Selain itu, layanan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) juga dihadirkan untuk memberikan perawatan intensif kepada bayi dan anak-anak dengan kondisi kesehatan kritis yang membutuhkan pemantauan serta penanganan khusus secara terus menerus.

Ruang PICU dilengkapi dengan berbagai peralatan medis modern serta didukung oleh tenaga kesehatan yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam penanganan pasien anak dengan kondisi kritis.

Dengan hadirnya fasilitas PICU, RSUD Konawe kini memiliki kemampuan lebih dalam menangani berbagai kasus kesehatan pada anak, sehingga keluarga pasien tidak perlu lagi membawa anak mereka ke rumah sakit di luar daerah untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Pengadaan fasilitas ini bertujuan untuk mengurangi angka rujukan pasien ke luar daerah sekaligus memaksimalkan pelayanan kesehatan di RSUD Konawe,” jelasnya.

Perwakilan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Sri Astuti, berharap agar fasilitas Cathlab Jantung yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal. “Jangan sampai ada istilah mangkrak atau tidak digunakan,” tegasnya.