ASN Koltim Belum Vaksin, Pembayaran TPP Bakal Ditunda

Reporter = Utha | Editor = Armin | Publizher = Iksan


KALOSARA NEWS – Upaya pemerintah daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam menyuseskan program vaksinasi Covid-19 khusus wilayah Koltim terus di lakukan. Salah satu target utama vaksinasi yakni pelayanan umum pemerintahan atau Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah Koltim.

Tak tanggung-tanggung untuk mencapai 100 persen vaksinasi bagi ASN Koltim, bupati Koltim, Andi Merya Nur membuat sanksi administrasi bagi ASN yang enggan di vaksinasi.

Sanksi tersebut berupa tunjangan kinerja tambahan penghasilan pegawai (TPP) bakal di tunda pembayarannya.

” Kita tunda, jadi bukan tidak akan di bayarkan, tapi kebijakannya kita ini akan menunda pembayarannya, dan banyak daerah yang melakukan ini,” kata Bupati Merya.

Dengan harapan kebijakan yang di keluarkan pemerintah daerah koltim akan mempercepat vaksinasi bagi ASN Koltim.

Sementara itu, program vaksinasi Covid-19 di kabupaten koltim berdasarkan data yang di himpun rabu 07/07/2021 lalu, vaksinasi Covid-19 di wilayah ini mencapai 20.586 orang telah divaksinasi dari 81.388 target vaksinasi di Kolaka Timur.

Vaksinasi tersebut sedikit terlambat di akibatkan kurangnya supplay vaksin dari pemerintah provinsi sulawesi tenggara untuk pemerintah daerah Koltim.


 

BACA JUGA :   5 Spot Wisata yang Familiar di Kota Kendari, Masjid Al-Alam Termasuk

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co