Baca Tulis Alqur-an Akan Dihapus dari Syarat Cakades di Konawe

Ketua DPRD Konawe, dr. H. Ardin. (kopia)
Ketua DPRD Konawe, dr. H. Ardin. (kopia)

KONAWE – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe mengusulkan agar syarat mahir baca tulis Alqur-an sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) untuk di hapus dari Peraturan Daerah (Perda) nomor 04 tahun 2015 tentang Pilkades.

 

Selain mahir baca tulis Alqur’an, syarat  domisili dan batas usia calon kades juga akan diminta di hapus pada saat rapat paripurna revisi Perda nomor 04 tahun 2015 tentang Pilkades yang akan digelar oleh DPRD Konawe

 

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Konawe Dr.H.Ardin menuturkan kalau ingin jadi seorang pemimpin minimal dia harus bisa baca tulis Alqur-an oleh nya itu lahirlah Perda nomor 04 tahun 2015 tentang Pilkades itu

 

Tetapi Lanjut Ardin, faktanya pasal itu banyak membuat masalah, ada yang sempat masuk penjera gara-gara palsukan dokumen bisa baca tulis Alqur-an. Sehingga untuk melihat keadilan hukum, pasal itu nantinya akan di hapus dalan paripurna revisi Perda nantinya.

 

”karena kalau kita memberikan syarat but abaca Alqur-an pada maslim, berarti kalau ada agama lain yang ingin masuk calon desa. Berarti kita harus berikan syarat sesuai agamanya juga,” kata Ardin, Senin, 14 Februari 2022 usai siding paripurna usulan Perda investasi

 

“kita hilangkan saja syarat itu, jangan mi kita bicara di domain itu, sehingga punya hak memili dan dipilih silakan tanpa melihat latar belakang agamanya lagi” tambah Ardin.

 

Terkait dengan penetapan waktu, kata Ardin, nanti dinas terkait yang akan membuatnya atau bupati dalam bentuk peraturan bupati

“lebih pasnya, pertimbangan dinas terknis, dalam hal ini BPMD Konawe,” katanya.


Reporter : Hijrah

Editor : Randa

Publizher : Iksan


 

error: Hak Cipta dalam Undang-undang