,

Barang Haram Meraja Lelah di Sistem Demokrasi

Rismawati, S.Pd.
Rismawati, S.Pd.

Oleh: Rismawati, S.Pd.(Aktivis Pengembang Dakwah)


“Rasulullah SAW melarang dari setiap barang yang memabukkan dan yang melemahkan akal dan badan.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Hadits di atas menjadi landasan  bahwa sesuatu yang memabukkan dan menghilangkan akal sehat manusia maka hukumnya haram.

Seperti halnya khamar dan narkoba, yang konon katanya setelah di konsumsi maka pemakainya akan kehilangan akal sehat sehingga menjadikan dirinya tak terkendali.

Fransiska NovitaEleanoraseorang mahasiswidiFH Universitas MPU Tantular Jakarta 2011 menulis dalam jurnalnya yang berjudul “ Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Serta Usaha Pencegahan dan Penanggulangannya”, bahwasanya Narkotika adalah obat atau zatyang dapat menenangkan syaraf, mengakibatkan ketidaksadaran, atau pembiusan,menghilangkan rasa nyeri dan sakit, menimbulkanrasa mengantuk ataumerangsang, dapat menimbulkan efek stupor(pingsang), serta dapat menimbulkan adiksi atau kecanduan, dan yang ditetapkan oleh Menteri kesehatan sebagai Narkotika.(Mardani, 2008 : 18)

Sungguh aneh tapi nyata, sebab Narkotika telah di kenal oleh masyarakat Indonesia sebagai barang haram yang bahkan bisa merusak kesehatan tubuh. Namun, tetap saja masih banyakmanusia yang memproduksinya, mengedarkannya dan mengonsumsinya. Sehingga berita tentang penyeludupan barang haram ini tak kunjung usai, justru kian marak di beritakan di TV atau lewat Link berita ternama.

Seperti halnya yang di lansir oleh detikNews. Pada hari Senin, 03 Agu 2020 16:00 WIB, bahwa Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menggagalkan peredaran ratusan kilogram narkoba jenis sabu. Barang haram tersebut diselundupkan menggunakan kendaraan satu truk berisi batu bata.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Kamis (30/7) pukul 01.00 WIB di daerah Cikunir, Jakarta Selatan. Atas laporan dari masyarakat dan penyelidikan selama 3 bulan terakhir, Nana mengatakan pihaknya mendapatkan informasi akan ada pengiriman paket sabu di lokasi tersebut.

BACA JUGA :   IMM Sultra Desak Pemerintah Hentikan Kekerasan Terhadap Muslim Uyghur

“Kita mengamankan barang buktinya sabu 131 kilogram, satu truk fuso warna kuning dan 2 unit handphone. Untuk modus operandi sebenarnya ini untuk pengiriman menggunakan truk sebagai kamuflase. Seolah-olah truk ini mengangkut batu bata dan di dalamnya itu ada sabu,” ungkap Nana di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (3/8/2020).

Jika kita perhatikan secara mendalam, mungkin itu akan membingungkan diri, sebab di Sistem Demokrasi ini memiliki hukum tentang laranganpengedaran Narkotika dalam UU RI No.35 tahun 2019. Yang isinya akan memberantas para pengedar gelap Narkotika. Namun, pada faktanya hukum tersebut tidaklah membuat jerah para pelakunya.

Bagaimana Islam Menjaga Umat Dari Barang Haram?

Sistem Demokrasi  memang sangat bertolak belakang dengan sistem Islam, sebab Islam tegas mengharamkan narkoba dan akan menghilangkan peredarannya di tengah masyarakat.

Dalam Islam, untuk memelihara akal bisa berfungsi secara optimal dan melindunginya dari hal-hal yang akan merusaknya, maka diterapkannya beberapa hukum, yakni:

1.Islam mengharamkan barang yang memabukkan ‘khamr’ dan yang melemahkan ‘mufattir’.

Khamr bisamenyebabkan kerusakan fungsi akal. Orang yang sedang mabuk karena pengaruh khamr tidak bisa berpikir dengan benar.

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِنَّمَا ٱلۡخَمۡرُ وَٱلۡمَيۡسِرُ وَٱلۡأَنصَابُ وَٱلۡأَزۡلَٰمُ رِجۡسٞ مِّنۡ عَمَلِ ٱلشَّيۡطَٰنِ فَٱجۡتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٩٠

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji, termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (TQS al-Maidah: 90)

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co