Ragam  

BNNP Sultra Amankan Seorang Mahasiswa Pengedar Sabu


Reporter: Hendra | Editor : Rj | Publizher : Iksan


KALOSARA NEWS : Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara, berhasil mengamankan satu tersangka lelaki dengan inisial AR (20) seorang mahasiswa. Yang diduga sebagai pengedar narkotika golongan i jenis sabu dengan berat brutto sebanyak 259,65 gram. Selasa (14/07/2020)

Kepala BNNP Sultra Kombes Pol Drs. Ghiri Prawijaya mengatakan, informasi awal berasal dari laporan masyarakat akan ada transkasi narkotika jenis shabu di bandara haluoleo kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara yang akan di bawa oleh seorang lelaki pada hari rabu, tanggal 8 Juli 2020 yang belum diketahui identitasnya.

setelah mendapatkan pengarahan dari kepala BNNP Sultra,  tim pemberantasan langsung menuju ke bandara halouleo dan tiba pada pukul 08.00 wita kemudian langsung memantau sekitar area kedatangan  dan pemberangkatan penumpang serta memantau di sekitar area parkiran kendaraan, namun hingga pukul 11.00 wita tim tidak menemukan atau  melihat adanya tanda- tanda atau orang di curigai  yang melakukan transaksi narkotika tersebut.

setelah itu tim pemberantasan kemudian menuju ke Jalan Ahmad Yani lorong. Ilmiah kota Kendari dan terus memantau di sekitaran rumah lelaki ar yang diduga sebagai pelaku.
kemudian sekitar pukul 13.00 wita tim langsung menggerebek rumah lelaki ar dan menemukan lelaki AR sedang tidur dikamarnya dan tim langsung mengamankan lelaki ar dan menggeledah kamar dan rumah  dan tim menemukan tas warna biru tua yang berisikan narkotika golongan i jenis shabu di samping mesin cuci, setelah itu tim langsung mengamankan lelaki ar beserta barang buktinya dikantor bnnp sultra untuk proses selanjutnya.

Dengan barang bukti narkotika 13 bungkus plastik bening berisikan kristal putih jenis shabu dengan berat brutto 259,65 gram.

Karena perbuatanya tersangka di kenai pasal 114 ayat(2) subs pasal 112 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun serta paling lama 20 tahun.

error: Hak Cipta dalam Undang-undang