Ragam  

Bupati Kery Kawal Pencairan Dana Desa Konawe

( foto – Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa saat menyerakan Dana Desa kepada salah seorang kepala desa rabu (07/06/2017) pelataran BPKD konawe ) Kalosara News/Randa

KONAWE – KALOSARA NEWS. COM – Ratusan Kepala Desa Se-Kabupaten Konawe hari ini rabu (07/06/2017 pukul 10 : 29 Wita mengikuti Rapat Kordinasi pencairan Dana Desa (DD) yang diselenggarakan di lantai tiga Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Konawe.

Kery Saiful Konggoasa dalam sambutannya menuturkan, para kepala desa yang telah menerima Dana Desa agar mensosialisasikan anggarannya kepada warganya, “yang dicairkan hari ini, adalah desa desa yang telah melengkapi Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) penggunaan keuangannya, selebihnya silakan para kepala desa untuk melalukan perbaikan administrasi agar secepatnya di Proses pencairannya, ” Ungkapnya

Dalam kesempatan ini, mantan ketua DPRD Konawe Kery Saiful Konggoasa menghimbau, agar kepala desa lebih mawas dalam menggunakan Dana APBN tersebut, sebab kata dia, tahun ini pengawasan penggunaan DD dipantau langsung oleh pusat dan lembaga penegak hukum yang berada di daerah.

( foto – Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa saat memantau proses administrasi Dana Desa Rabu (07/06/2017) pelataran BPKD konawe ) Kalosara News/Randa

Kery menyebutkan, tahun ini Konawe memiliki tambahan penerima dana desa, dari 241 desa pada tahun 2016, tahun 2017 bertamba menjadi 297 desa, jadi untuk tambahannya berjumlah 56 desa sehingga penerima dana desa tahun 2017 berjumlah 247 desa. ” 2017 ada tambahan penerima dana desa sebanyak 56 desa.” ¬†tandasnya

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa terlibat langsung dalam pencairan anggaran tersebut, hal itu untuk menghilangkan isu isu adanya pemotongan Dana Desa oleh pejabat setempat

“motivasinya adalah untuk menepis isu isu adanya peotongan dana desa, dengan begini (Hadir-Red) tidak ada yang mengelu adanya pemotongan anggaran APBN , juga tidak menyulitkan para kepala desa dalam melakukan pencairan” tutup Kery Saiful Konggoasa

 

Reporter : Randa
Editor : Redaksi

error: Hak Cipta dalam Undang-undang