Demokrasi Suburkan Politik Uang

Ketgam : ilustrasi-politik-uang
Ketgam : ilustrasi-politik-uang

Oleh: Kunthi Mandasari
(Member Akademi Menulis Kreatif)

Pesta demokrasi telah berakhir. Hanya tinggal menunggu hasil yang akan diumumkan. Namun
berbagai berita miring tak jua padam. Seperti serangan fajar yang marak terjadi menjelang
pencoblosan.

Bowo Sidik Pangarso, nama yang sempat menyita perhatian publik karena tertangkap OTT kasus
suap distribusi pupuk. Dari kasus Bowo tersebut, KPK mengamankan uang sekitar Rp8 miliar dalam
pecahan Rp20 ribu dan Rp50 ribu itu telah dimasukkan dalam amplop-amplop. Uang tersebut diduga
bakal digunakan Bowo untuk 'serangan fajar' Pemilu 2019 (cnnindonesia.com, 08/04/2019).

Dalam konteks politik, serangan fajar didefinisikan sebagai politik uang yang diberikan calon atau tim
pemenangan kepada pemilih agar menentukan pilihan pada jagoannya pada pagi-pagi hari
pemungutan suara.

Untuk praktek jual beli suara sendiri tidak memandang jenis kelamin dan umur. Namun kebanyakan
yang dijadikan sasaran adalah mereka yang memiliki pendidikan dan pendapatan yang rendah. Dan
para pelaku mulai bergerak di masa tenang hingga menjelang pencoblosan.

BACA JUGA :   Merindu Kepemimpinan Syar'i

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co