Dinsos Salurkan BNPT ke 7 Ribu KPM

Dinsos Salurkan BNPT ke 7 Ribu KPM

KONAWE  – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Konawe tuntas menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) triwulan pertama 2022. Bantuan tersebut disalurkan kepada 7 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bantuan tersebut senilai Rp200 ribu setiap bulannya. Sehingga untuk triwulan pertama (Januari-Maret) penerima manfaat mendapatkan Rp600 ribu per KPM.

 

“Sudah tersalurkan, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada 7000 KPM. Bantuan non tunai, berupa uang Rp200 ribu perbulan,” ungkap Agus Suyono, Kepala Dinsos Konawe.

 

Ia mengungkapkan sampai saat ini data KPM BPNT di Kabupaten Konawe terus bertambah hingga diangka 34 ribu, namun dari angka tersebut di triwulan pertama baru 7000 KPM yang menerima manfaat.

 

“Yang menentukan siapa yang akan menerima manfaat dari BPNT ini adalah pemerintah pusat. Kami Dinas Sosial Kabupaten hanya sebagai pengontrol. Ditahap kedua pun (triwulan II, red) kami tidak tau, karena penentu adalah pemerintah pusat,” jelasnya.

 

Perlu diketahui, bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya, melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warong yang bekerjasama dengan bank penyalur.

 

Selain BPNT, juga telah tersalurkan bantuan untuk PKH, bantuan bencana kebakaran di tiga lokasi, bantuan bencana puting beliung sebanyak 34 KK, ODGJ, dan Reaktivasi BPJS Kesehatan kepada 50 KPM.

 

Dengan berbagai macam bantuan sosial tersebut, mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Wawotobi itu berharap kepada masyarakat yang sudah terima bantuan agar memanfaatkan sebaik baiknya.

 

“Manfaatkan bantuan untuk membelanjakan kebutuhan pangan dasar, yang belum terima bantuan agar tetap sabar menunggu pergiliran karena yang menentukan adalah pemerintah pusat,” harapnya.

 

Ia juga berpesan kepada semua KPM baik yang sudah menerima, dan belum menerima bantuan tetap mengikuti petunjuk teknis dari program pemberian bantuan.

 

“Agar di lapangan nanti tidak ada pihak-pihak yang menyalahgunakan, atau memanfaatkan untuk kebutuhan-kebutuhan lain, selain daripada kebutuhan bantuan itu sendiri sesuai peruntukannya,” tandasnya.

 

Penulis: HIJRAHEditor: ARMIN
error: Hak Cipta dalam Undang-undang