Divkum Mabes Polri Nilai Polres Konawe Mampu Kondusifkan Pilkada

KABUPATEN KONAWE – SAULAWESI TENGGARA

KALOSARA NEWS : Kepala Divisi Hukum (Divkum) Mabes Polri, Irjen Pol. Agung Sabar Santoso menilai Polres Konawe mampu memberikan rasa aman atau kondusif terhadap masyarakat Konawe jelang pemilhan Kepala Daerah Secara serentak.

Penilain itu bukan tanpa alasan, kesiapan personil kepolisian serta prasaran menjadi alat ukur mantan Kapolda Sutra menilai bahwa Polres Konawe mampu memberikan pelayanan yang kondusfi terhadap masyarakat.

Kepala Divisi Hukum (Divkum) Mabes Polri, Irjen Pol. Agung Sabar Santoso menyampaikan, kedatangannya di Konawe untuk memantau kesiapan sarana prasarana dan personil Polres Konawe dalam menghadapi Pilkada.

” Saya yakin Polres Konawe siap mengamankan pelaksanaan Pilkada dan Pilgub,” ungkap Jendral Agung Santoso usai melakukan asistensi dan supervisi operasi mantap praja anoa 2017/2018 di Aula Mapolres Konawe Selasa, (30/1/2017).

 

Ketgam : Irjen. Pol. Agung Sabar Santoso,SH,MH, Divisi Hukum Polri di dampingi Kapolres Konawe, AKBP Muh.Nur Akbar,SH.,SIK.,SH/Foto : Randa Kalosara News

Meski begitu, Agung  menuturkan, untuk tingkat kerawanan jelang pilkada, Konawe berada ranking sepuluh keatas, tetapi ia optimis sebagai mantan Kapolda di Sultra kerawanan itu bisa dialiminir apalagi masyarakat di Konawe adalah masyarakat yang patuh terhadap hukum.

”Kesiapan anggota Polri, sarana prasarana dan didukung oleh seluruh masyarakat kita tidak perlu terlalu kuatir sekali dengan Pilkada yang akan di gelar,” ungkapnya Agung

Sementara itu, Agung dalam menyampaikan materinya dihadapan seluru jajaran perosnil Polres Konawe, KPU dan Panwas agar pihak kepolisian untuk netral dalam Pilkada. Bahkan dalam sambutannya itu Agung tidak memperbolehkan personil kepolisian untuk menyampaikan kata aman dalam melaporkan sesuatu. Sebab kata aman tersebut telah digunakan sebagai akronim  salah satu bakan pasangan Calon Gubernur Sultra.

“Jajaran Polisi harus netral, apalagi adanya calon gubernur yang menggunakan kata aman, olehnya itu jajaran kepolisian dalam melaporkan sesuatu atau keadaan untuk tidak menggunakan kata tersebut, melainkan diganti dengan kata Kondusif. ” Ungkap  Agung

Reporter : Randa

 

error: Hak Cipta dalam Undang-undang