DPRD Konawe Garap Regulasi Indomaret dan Alfamidi

Ketgam : RDP Soal Permasalahan Indomaret dan Alfamidi
Ketgam : RDP Soal Permasalahan Indomaret dan Alfamidi

Reporter : Rj | Editor : Armin | Publizher : Iksan 


KALAOSARA NEWS : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe akan membentuk Pansus terkait permasalahan keberadaan Indomaret dan Alfamidi. Pembentukan  Panitia Khusus (Pansus)  Peraturan Daerah (Perda) itu beradsarkan hasil Rapat Dengar Pendapat dengan Konsorsium Lembaga Mahasiswa yang menilai masuknya Indomaret dan Alfamidi sangat merugikan dan mematikan usaha kecil masyarakat.

RDP yang dilaksanakan. Selasa, 07/07/2020 di ruangan rapat Gedung Gusli Topan Sabara mengeluarkan lima rekomendasi. Adapun peserta dalam RDP tersebut yakni, anggota Komisi I dan Komisi II serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pihak indomart dan alpamidi, wakili PTSP Konawe, Dinas Perdagangan, dan dari PU Konawe.

Ketua Konsorsium Lembaga Mahasiswa Nikson Alexander, menilai masuknya indomaret dan alfamidi, sudah merugikan dan mematikan usaha kecil masyarakat, keberadaan indomaret dan alfamidi juga di nilai hanya datang menguasai usaha kecil masyarakat dan sudah masuk di daerah perkampungan, selain itu terkait tenaga kerja harus wajib masyArakat konawe dan proses penerimaan harus transaparansi, yang jelasnya dari kami akan mengawal persoalan ini sampai di tetapkanya regulasi (PERDA) terkait keberadaan indomaret dan alfamidi di konawe.

“Saya juga meminta kepada DPRD Konawe dalam proses pembentukan pansus tidak terlalu lama agar memberikan kepastian hukun bagi pelaku usaha,” Nikson.

Dari hasil hearing itu, disepakati :

  1. Pembentukan Pansus terkait permasalahan keberdaan Indomaret dan Alfamidi
  2. Melakukan regulasi mengenai izin usaha industri modern, menengah dan kecil
  3. Melakukan regulasi tentang jarak pembangunan dan jam kerja
  4. Tenaga Kerja Lokal menjadi prioritas
  5. Indomaret dan Alfamidi selalu komunikasi dengan instansi terkait

error: Hak Cipta dalam Undang-undang