DPRD Konsel Paripurna KUA-PPAS Perubahan Anggaran 2020


KALOSARA NEWS : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan akhir Fraksi-fraksi DPRD Kab. Konawe Selatan terhadap Rancangan Peraturan Daerah atas PertanggungJawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019, Penandatanganan Kesepahaman Bersama Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2020 dan Penyerahan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2020. Rabu, 8 oktober 2020 di Hotel Plaza Inn Kendari.

Sejumlah 28 Anggota DPRD Konsel dari 35 Anggota DPRD hadir dalam rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si didampingi Wakil Ketua I Armal yang dihadiri Sekretaris Daerah Drs. H. Sjarif Sajang, M.Si bersama kepala SKPD lingkup Pemkab Konawe Selatan.

 

Ketua Fraksi Hanura Ahmad Muhaimin, S.Pdi, SKM. M.Pd mewakili 8 Fraksi menyampaikan pandangan akhir Fraksi-Fraksi DPRD  Terhadap Rancangan Peraturan Daerah atas Pertanggung Jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019. PertanggungJawaban Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Konsel Tahun Anggaran 2019 ini merupakan sebuah bentuk aplikasi dari sistem pertanggungjawaban dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 66.447.083.843,78 atau 63,00 % dari yang dianggarkan sebesar Rp. 105.516.687.335,00. Target PAD yang dianggarkan pada tahun Anggaran 2019 tersebut lebih tinggi dari realisasi Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp. 61.317.010.309,33 meningkat sebesar Rp. 44.199.677.025,67 atau sebesar 41,89%.

Realisasi total Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 1.204.897.670.805,97 atau 93,65% dari yang dianggarkan sebesar Rp. 1.300.526.049.360,07, terdiri atas: Realisasi Belanja Operasi sebesar Rp. 786.285.955.574,97 atau 94,52% dari yang dianggarkan yaitu  sebesar Rp. 831.902.589.565,00, meliputi:

BACA JUGA :   DPRD dan Pemda Konsel Raker Rasionalisasi Belanja Barang dan Modal

(1). Realisasi Belanja Pegawai sebesar Rp. 508.794.947.392,00 atau 97% dari yang dianggarkan  sebesar Rp. 524.551.612.880,00, (2). Realisasi Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp. 243.071.959.590,97 atau 89,97% dari yang dianggarkan sebesar Rp. 270.160.240.335,00.

Hal ini perlu menjadi perhatian oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan adalah perlu pencermatan dalan melakukan proyeksi terhadap item belanja pegawai, dengan memperhitungkan acress sebesar 2,5%, cermat dalam merencanakan dan merealisasikan belanja barang dan jasa. Serta harus mampu melakukan evaluasi dan pengendalian atas pelaksanaan setiap objek belanja modal, sehingga objek belanja modal yang realisasinya tidak optimal, penganggarannya dapat dialihkan pada kegiatan yang lebih prioritas, untuk kepentingan masyarakat.

Sisa lebih Pembiayaan Anggaran Tahun berkenaan (SILPA) berdasarkan  data per 31 Desember 2019 adalah Rp. 80.868.387.869.67. Nilai ini memberikan gambaran tengang rasio SILPA Tahun Anggaran 2019 terhadap total Anggaran Belanja Daerah adalah sebesar Rp. 1.300.526.049.360,07.  “Tutupnya.

Dihadapan pimpinan Sidang Paripurna DPRD kab. Konawe Selatan dan anggota dewan, Sekretaris Daerah Menyampaikan tentang Penetapan LKPD kab. Konawe Selatan  Tahun 2019 dan Penandatangan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Daerah dan DPRD kab. Konawe Selatan Tentang KUA-PPAS Perubahan APBD 2020.

 

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co